Rupanya, Kapolda menilai panpel dinilai bukan pihak yang berwenang untuk mengajukan izin. Kapolda minta pengurus Persib yang langsung mengajukan izin.
"Kalau yang mengajukan izin dari Panpel atau EO jelas tak akan kami izinkan. Yang mengajukan izin itu harus pengurusnya bukan dari Panpel atau bobotohnya," ujar Susno di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (11/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang yang punya persib itu kan walikota, dan saya tahu dia (Dada Rosada yang merupakan ketua umum Persib-red) lagi sibuk Pilwalkot. Saya ngerti, tapi saya harapkan pengurus Persib datang ke saya," tegasnya.
Jika pengurus Persib bisa menjamin Persib main di Bandung tanpa anarkis, kata dia, pihaknya akan mempertimbangkan pengajuan izin itu dengan melibatkan berbagai pihak.
"Nanti kita bicarakan dengan berbagai pihak, seperti walikota dan aparat keamanan seperti kodim," ujarnya.
Pertandingan antara Persib vs Arema Malang yang rencananya digelar di Stadion Jalak Harupat hari ini batal digelar karena Kapolda tetap tak mengeluarkan izin laga kandang.
Seperti diberitakan sebelumnya, Panpel Persib Bandung Senin pekan lalu (4/8/2008) mendatangi kantor Direktorat Intel dan Kemanan Polda Jabar. Mereka mengajukan izin keramaian untuk pertandingan Persib lawan Arema Malang pada Senin (11/8/2008) dan pertandingan Persib selanjutnya di Bandung.
Permohonan izinj itu bahkan dilampiri surat pernyataan dua kelompok bobotoh, Viking Persib Fans Club dan Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber) yang intinya mereka siap mendukung pengamanan pertandingan oleh polisi
(ern/a2s)











































