Kapolda Jabar memang akhirnya memberikan izin bagi Persib untuk menggelar pertandingan menghadapi Persitara di Stadion Siliwangi, Sabtu (16/8/2008). Meski begitu, Siliwangi diwajibkan steril dari penonton.
Meski tanpa dukungan membahana bobotoh yang biasanya menemani mereka bertarung, Persib tetap tampil trengginas. Kemenangan 2-0 atas Persitara pun akhirnya dikemas tim asuhan Jaya Hartono itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah tampil tanpa gol di babak pertama, inisiatif serangan di babak kedua diawali oleh Persitara. Di menit 49, Rahmat Rivai melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti namun berhasil diamankan kiper Persib.
Empat menit kemudian, Persib membuka keunggulan melalui tendangan kaki kanan Bastos dari dalam kotak penalti. Menerima umpan dari Lorenzo Cabanas dari sisi kiri, sepakan Bastos merobek gawang Persitara.
Persitara tak tinggal diam dan mencoba bangkit melalui kombinasi John Tarkpork dan Rahmat Rivai. Sebuah tendangan kaki kanan Tarkpork di menit 56 masih melambung dia tas mistar Persib.
Persib nyaris memperbesar keunggulan di menit 64. Namun tendangan kaki kanan dari penyerang pengganti Fabiano Lopes menyamping di kanan gawang kiper Roni Tri Prasnanto.
Menit ke-69, sebuah gol dari Nova Arianto dianulir wasit Purwanto. Bek Persib tersebut menyundul bola menyambut sebuah umpan dari tendangan bebas Hilton Moreira. Gol dibatalkan karena ada pemain Persib yang sudah off-side.
Bastos mengunci kemenangan Persib melalui gol keduanya di menit ke-79. Menerima umpan panjang dari Eka Ramdani dari tengah lapangan, Bastos menang duel lari dari bek Persitara. Dengan sontekan kaki kiri, Bastos menyontek bola dan menaklukkan Roni Tri untuk kali kedua.
Persib kembali ke Siliwangi setelah Kapolda Jabar sempat melarang tim kebanggaan warga Bandung itu bertanding di wilayah Jabar pasca kerusuhan dalam pertandingan melawan Persija Jakarta.
(arp/a2s)











































