Setelah dipaksa bersusah payah menundukkan Brunei Darussalam 2-0 kemarin, hari Jumat (22/8/2008) ini, Indonesia B harus menjalani laga kontra Libya di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Indonesia tak banyak berkutik di babak pertama meski baru kebobolan di menit 31. Adalah Mouad Mohamed yang menjebol gawang Indonesia dengan memanfaatkan umpan kiriman Allafi Mohamed.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyerang Zahgb Anis mencetak gol kedua ke gawang tuan rumah melalui sebuah tendangan setengah voli. Sepakan kaki kanan Anis memanfaatkan umpan silang dari sayap kanan tak berhasil dihentikan pemain-pemain Indonesia. 2-0 untuk Libya.
Diterpa kelelahan fisik plus ketertinggalan 0-2 membuat beberapa kali emosi pemain Indonesia terpancing. Seperti terjadi di menit ke-57, pemain-pemain Indonesia terlibat keributan karena menganggap pemain Libya mendramatisasi pelanggaran yang mereka derita.
Allafi Mohamed menambah penderitaan pasukan Bambang Nurdiansyah di menit ke-64. Mendapat umpan lambung yang cukup matang dari sisi kiri, Allafi menanduk bola melewati hadangan kiper Kurnia Weiga.
Libya makin tak terkejar ketika pemain pengganti Ehab Abdalla mencetak gol keempatnya di bilangan menit 88. Mendapat umpan terobosan dari tengah, Ehab tanpa kesulitan menundukkan Kurnia dan membuat skor jadi 4-0 untuk Libya.
Sebuah gol hiburan akhirnya didapat tim 'Merah Putih' di menit kedua injury time. Pelanggaran yang dilakukan Berrish Abdulaziz terhadap Ramdani Lestaluhu berbuah tendangan penalti untuk Indonesia.
Jajang Mulyana yang diserahi tugas sebagai eksekutor melaksanakan dengan baik sepakan penalti itu dan mengubah skor jadi 1-4. Skor ini bertahan ketika wasit mengakhiri pertandingan.
Dengan hasil ini, maka tim Indonesia B akan menduduki peringkat dua Grup A dan di semifinal bakal bersua juara Grup B yang masih akan diperebutkan antara Indonesia A atau Myanmar.
(arp/lin)











































