Piala Kemerdekaan

Libya WO, Indonesia A Juara

- Sepakbola
Jumat, 29 Agu 2008 22:46 WIB
Jakarta - Sempat tertinggal 0-1, timnas Indonesia A akhirnya keluar sebagai juara Piala Kemerdekaan 2008. Tapi, prestasi itu tak bisa disebut membanggakan karena Libya yang jadi lawan Ponaryo Astaman cs memutuskan menolak melanjutkan pertandingan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti alasan Libya melakukan hal ini. Padahal mereka dalam posisi memimpin 1-0 saat berakhirnya babak pertama.

Gol Libya sendiri dicetak oleh Abdalla Mohamed di menit 14, memaksimalkan kesalahan kiper Markus Horison yang gagal mengamankan bola crossing yang lewat di depan gawangnya.

Setelah gol tersebut, permainan keras menjurus kasar ditunjukan tim besutan Benny Dollo. Kepemimpinan wasit asal Brunei Darussalam, Shahabuddin Moh Hamiddin, yang sedikit berpihak tuan rumah juga kerap membuat timnas Libya kesal.

Banyak insiden yang sejatinya menguntungkan Libya dibiarkan oleh Shahabuddin Moh Hamiddin. Contohnya, ketika Budi Sudarsono tertangkap basah kamera menyikut Abdalla, atau Isnan Ali yang melanggar keras bek Libya hingga terkapar, namun tak mendapat ganjaran apa-apa.

Keputusan WO pun diambil kubu Libya. Hingga batas waktu toleransi kembali ke lapangan setelah jeda pertandingan berakhir, pemain maupun ofisial Libya tak satupun menunjukkan batang hidungnya. Setelah melakukan pertimbangan mendalam, Shahabuddin Moh Hamiddin pun memutuskan kemenangan menjadi milik Indonesia.

(ian/din)