Laga di Anfield baru berjalan dua menit saat tendangan bebas Steven Gerrard menerobos masuk ke gawang Stoke. Namun gol tersebut dibatalkan wasit Andre Marriner yang menilai Dirk Kuyt - yang berdiri di tiang jauh - dalam posisi offside saat sang kapten mengeksekusi tendangan bebas.
Dalam tayangan lambat terlihat keputusan Andre Marriner terbukti tidak tepat karena pesepakbola Belanda itu masih on side saat bola disepak. Kuyt pun tidak dalam posisi offside saat berusaha membelokkan bola Gerrard - yang sesungguhnya sudah masuk ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang makin membuat Rafa kesal adalah fakta bahwa wasit membuat keputusan tanpa berkonsultasi dengan hakim garis di pinggir lapangan. Padahal dalam penentuan posisi offside hakim garis jelas punya sudut pandang yang lebih baik.
"Saya tak tahu kenapa gol tersebut dibatalkan. Wasit mengatakan pada Jamie Carragher kalau keputusan membatalkan gol tersebut adalah keputusan dia, bukan hakim garis. Itu adalah kesalahan besar. Tak ada yang tahu kenapa dibatalkan," sambung Rafa.
Di samping kekecewaannya pada wasit, pria Spanyol itu juga menyebut ketidakmampuan lini depannya mentransformasikan peluang menjadi gol sebagai sebab laga berakir dengan 0-0.
"Pemain sudah bekerja keras. Mereka sudah mencoba segala hal, tapi mungkin kami masih butuh seikit kemampuan di paruh ketiga pertandingan untuk memaksimkan ball possession dan jumlah tembakan yang kami lancarkan. (lin/din)











































