"Kami mengetahui bahwa ada insiden yang melibatkan bus tim Manchester United ketika mereka meninggalkan area Stamford Bridge. Ini seharusnya menjadi insiden yang tertutup, tetapi kami telah melakukan investigasi secara menyeluruh dengan pihak keamanan setempat," demikian pernyataan resmi yang dilontarkan kubu Chelsea seperti dilansir Goal.
Statemen tersebut menyeruak setelah pihak MU melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Chelsea. Dikabarkan beberapa orang sempat melempari bus tim "Setan Merah" dengan botol dan menyebabkan kaca depan mobil retak-retak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Chelsea FC tak akan memaafkan bentuk kekerasan dalam cara apa pun. Jika dari hasil penyelidikan kami terbukti ada fans Chelsea yang terlibat, maka kami akan mengambil tindakan tegas kepada mereka," tandas pernyataan tersebut.
Ini bukan pertama kalinya The Red Devils terlibat insiden dengan pihak Chelsea. Beberapa bulan lalu, beberapa pemain MU sempat terlibat keributan dengan staf "Si Biru" seusai pertandingan. Dalam insiden tersebut ada yang menyebut bahwa Patrice Evra sempat mendapat celaan bernada rasis.
(roz/roz)











































