Saat "Si Biru" menjamu "Setan Merah" musim lalu, para pemain MU terlibat pertengkaran dengan staf lapangan Chelsea usai pertandingan. Sebelum itu, tendangan Rio Ferdinand yang diarahkan ke pintu secara tak sengaja juga mengenai seorang steward.
Usai pertandingan kali ini, Minggu (22/9/2008), bus para pemain MU malah diklaim sudah dilempari "misil" --dikabarkan sejenis botol dan bahkan batu bata-- oleh fans "The Blues" ketika meninggalkan stadion. Kaca depan mobil pun retak-retak akibat insiden ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, seperti diwartakan Independent, FA akan melayangkan surat teguran kepada MU beserta denda sebesar 25 ribu pound (Rp 427 juta) karena tak mampu mengendalikan para pemainnya. Sanksi ini dijatuhkan secara otomatis jika sebuah tim mendapat setidaknya enam kartu kuning dalam satu pertandingan.
FA juga berpeluang menambah sanksi tersebut mengingat ini bukan kali pertama MU mengoleksi enam kartu kuning dalam sebuah laga. Guardian mencatat bahwa tujuh pemain MU juga menuai kartu saat menghadapi Tottenham Hotspur di White Hart Lane bulan Februari lalu.
Bukan hanya itu saja, Ferdinand pun bisa tertimpa masalah karena kata-kata kasar yang diceploskannya di lorong usai pertandingan, yang mana kata-kata itu diduga kuat memperolok wasit Mike Riley. Bek tengah MU tersebut terancam sanksi jika ofisial keempat, Rob Styles, melaporkan dia.
"Saya tak kaget dengan kartu kuningnya. Wasit ada di sana untuk hal ini. Jika para pemain tak menghormati wasit, maka hadianya kuning dan merah. Berlaku sama untuk Manchester, Chelsea dan Liverpool," sergah Manajer Chelsea Luiz Felipe Scolari menyoal tujuh kartu kuning buat MU, seperti dikutip Independent.
Sedangkan dari kubu MU, Park Ji Sung yang mencetak satu gol dalam pertandingan, membela rekan-rekannya. "Para pemain Chelsea membuat tekel-tekel yang sama, tapi mereka tak dikartu kuning," lugas pemain asal Korea Selatan tersebut.
Manajer MU Sir Alex Ferguson menyikapi dengan sedikit berbeda. Walau menilai tak ada satupun tekel buruk dalam pertandingan, dia enggan berpolemik. "Orang-orang bertanya, 'Apa yang terjadi di sini?' Tapi sulit mengatakan sesuatu tentang wasit. Saya tak mau terlibat," demikian dia.
Sama seperti musim lalu, laga Chelsea kontra MU kini kembali menyisakan kisah yang masih belum berkesudahan, bahkan setelah peluit akhir pertandingan telah dibunyikan.
(krs/a2s)











































