Menghadapi MU, Minggu (21/9/2008), rekor Chelsea sepertinya akan dihentikan "Setan Merah" yang unggul lebih dulu lewat Park Ji Sung. Namun, Salomon Kalou dengan gol penyama kedudukan hadir sebagai penyelamat sekaligus pemanjang rekor "Si Biru".
Hasil itu membuat Chelsea kini sudah tak pernah kalah di Stamford Bridge selama 85 partai liga. "The Blues" sudah mempertahankan rekor tersebut selama sekitar empat tahun lebih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di akhir musim tersebut Ranieri digeser oleh Mourinho, tapi rekor tetap bergeming. Pun demikian halnya saat Grant secara mengejutkan menggantikan Mourinho. Kendati banyak diremehkan, Grant terbukti mampu mengawal kesucian Stamford Bridge di Liga Primer.
Tugas itu kini dipikul Scolari yang baru saja menyudahi, mungkin, salah satu partai kandang terberatnya di Premiership, yaitu dengan menjamu juara bertahan MU.
Pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 itu adalah laga kandang ketiga Chelsea di bawah Scolari musim ini. Sebelumnya, Chelsea berbagi angka 1-1 dengan Tottenham Hotspur, dan menghabisi Portsmouth 4-0.
Akan tetapi Scolari enggan terlalu memandang penting rekor tak terkalahkan di Stamford Bridge tersebut. Kalahpun tak mengapa asalkan akhirnya bisa jadi juara.
"Aku berbahagia untuk para fans tapi untukku rekor tak ada artinya. Buatku satu-satunya rekor yang berarti adalah jika kami memenangi kejuaraan," lugas manajer asal Brasil itu seperti diwartakan AFP, Senin (22/9/2008).
(krs/a2s)











































