Adalah Martin Jol, mantan pelatih The Lilywhites, yang melontarkan pendapat tersebut. Pelatih asal Belanda itu mengatakan bahwa di tubuh Spurs kini terlalu banyak bercokol pemain asing sehingga tak terdapat lagi identitas Inggris di dalamnya. Padahal, menurut Jol, identitas tersebut penting adanya karena mereka bermain di tanah Inggris.
"Saya merasa bahwa jika Anda bekerja untuk sebuah klub Inggris Anda membutuhkan identitas asli Inggris dan saya pikir itu akan berhasil," ujar meneer yang kini melatih Hamburg itu di Sportinglife. "Kami selalu mengembangkan potensi pemain muda dan selalu berhasil melangkah ke turnamen Eropa setiap tahun."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jol menilai bahwa perubahan tersebut adalah semata-mata karena Spurs ingin meraih kesuksesan. Pada akhirnya jika kesuksesan tersebut gagal diraih maka itu akan menjadi bumerang bagi klub yang bermarkas di White Hart Lane Stadium itu.
"Mereka telah mengubah identitas tim. Mereka nyaris putus asa untuk mendapatkan kesuksesan, maka jika mereka tak kunjung meraihnya hal itu akan berubah menjadi bencana," tandas pelatih berusia 52 tahun itu.
(roz/roz)











































