Klub Inggris Disambut di Asia, Asal...

Klub Inggris Disambut di Asia, Asal...

- Sepakbola
Kamis, 09 Okt 2008 04:18 WIB
Klub Inggris Disambut di Asia, Asal...
London - Kehadiran klub-klub Eropa, khususnya asal Inggris, di Asia memantik pro kontra. Presiden AFC Mohamed bin Hammam mengatakan pihaknya tetap menyambut mereka dengan syarat.

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah klub Inggris yang menggelar tur di Asia memang semakin banyak. Tujuannya, apalagi bila bukan membina hubungan baik yang berarti peluang memetik keuntungan dari sisi bisnis.

Praktik ini berjalan seiring dengan pro kontra yang menyertainya. Mereka yang menolak biasanya berpijak pada argumen bahwa klub-klub tersebut tak lebih dari para pedagang yang ingin menjual merchandise-nya di benua berpopulasi 4 miliar jiwa ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Asia tengah menikmati ekonomi yang kuat dan itulah mengapa banyak klub besar di Eropa dan Amerika Selatan yang kini memalingkan muka kepada kami," tutur Bin Hammam dalam konferensi bisnis sepakbola di Stamford Bridge, London, seperti dilansir Reuters.

"Tak ada keraguan, saat klub Premier League manapun mengunjungi sebuah negara di Asia maka fans mereka di Asia adalah pemenang terbesarnya. Demikian juga asosiasi nasional, pelatih dan wasit yang bisa menyaksikan semuanya tentang sebuah klub Eropa," papar Bin Hammam.

Di masa mendatang, Bin Hammam tetap menyambut bila ada klub Liga Utama Inggris yang akan berkunjung ke Asia. Namun Presiden AFC asal Qatar itu minta klub-klub tamu memberikan sesuatu sebagai timbal balik keuntungan yang telah atau akan mereka petik.

"Saya selalu menyambut klub-klub ini datang ke Asia. Mereka bisa memberikan pengalaman dan pengetahuan sepanjang mereka meninggalkan warisan. Saya ingin melihat adanya hal yang ditinggalkan untuk pemain muda, klub dan pelatih; bukan hanya bermain dan pergi," tutup Bin Hammam.

Foto: Pemain Manchester City Valeri Bojinov (kiri) berebut bola dengan pemain timnas Thailand Nattaporn Phanrit dalam laga friendly di Bangkok, Mei lalu (REUTERS)

(arp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads