Platini Pertanyakan Identitas Klub Inggris

Platini Pertanyakan Identitas Klub Inggris

- Sepakbola
Kamis, 09 Okt 2008 09:24 WIB
Platini Pertanyakan Identitas Klub Inggris
Liverpool - Setelah Presiden FIFA Sepp Blatter, orang nomor satu di UEFA, Michel Platini, juga menyoroti tren kepemilikan klub-klub Inggris oleh investor asing. Ia menilai Inggris bisa kehilangan identitasnya.

"Anda ingin di Liverpool seorang sheikh Arab sebagai presiden, lalu seorang pelatih Brasil, dan sembilan atau sebelas pemain Afrika? Lalu di mana Liverpool-nya? Kita harus membuat beberapa aturan," sergah Platini saat menghadiri acara pengukuhan dirinya ke dalam hall of fame Eropa di Museum Sepakbola Nasional Inggris di Liverpool, Rabu (8/10/2008).

Pernyataan tersebut senada dengan komentar Blatter baru-baru ini. Ia mengingatkan adanya risiko ketidakstabilan pada klub-klub yang dimiliki investor asing, sebagaimana mereka bisa datang dan pergi begitu saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari sudut pandangku, ini urusan hukum Inggris dan bergantung pada parlemen," sambungnya dikutip Reuters. "Apa itu sepakbola? Sepakbola adalah sebuah permainan dan permainan ini menjadi populer karena identitasnya."

"Anda tak punya identitas, padahal di situ letak popularitas sepakbola. Jika Anda membawa beberapa orang dari Qatar dan tak seorangpun dari Liverpool atau Manchester di lapangan atau di dalam perusahaan, lalu di mana Liverpool dan Manchester?"

"Saya pikir ini tidak bagus. Orang Watar harusnya berinvestasi di Qatar... mereka harus membangun sepakbola di setiap negara. Mereka tak bisa mencari duit, dan datang, lalu mengambil sebuah kesempatan, kemudian pergi lagi."

Tentang tren kepemilikan klub oleh investor asing -- beberapa bahkan membeli dengan uang 'utangan' -- Platini mengatakan UEFA mungkin tak bisa mencegah fenomena tersebut, tapi ia akan berusaha mencari cara dengan mempelajari hukum-hukum yang ada di negara-negara Eropa.

Legenda sepakbola Prancis itu juga mengkritik klub-klub Inggris yang makin rajin mencari pemain-pemain usia belia ke luar negeri.

"Kalau yang Anda beli adalah Ronaldo, Pele, Maradona, atau Robinho, tak masalah. Tapi kalau Anda membeli pemain berusia 13, 14, atau 15 tahun, saya tidak suka itu. Satu pemain berumur 11 tahun datang dari Marseille ke Chelsea. Anda pikir itu bagus?"

Saat ini sembilan dan 20 klub Premier League dimiliki investor asing. Ketua FA Lord Triesman belum lama ini mengatakan perlunya pengujian lebih ketat kepada orang-orang asing yang hendak membeli klub-klub Inggris. (a2s/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads