"Saya sedang melintasi masa-masa tersulit sepanjang karir saya sejak bergabung dengan Chelsea tahun 2000 lalu," ungkap Gallas seperti diberitakan Daily Mail. "Selain itu, saya juga tidak konsisten. Satu hari saya main bagus sementara hari lainnya tidak."
Gallas sepanjang musim ini masih jadi pilihan utama Arsene Wenger di skuad Arsenal. Dia bahkan selalu menjadi starter di semua laga The Gunners baik di kompetisi lokal maupun ajang Liga Champions.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Contohnya saat kami kalah 1-2 di kandang atas Hull. Mungkin saya merasa sedikit kelelahan. Tapi jika saya merasakan ketidaknyamanan dengan hal ini, saya akan berhenti sekarang."
Apapun kondisinya, yang jelas Gallas juga sudah mendapat protes dari rekan-rekannya terkait penurunan performa tersebut. Kritikan yang ditanggapi dengan positif sambil dia bertekad meraih kembali penampilan terbaiknya.
"Saya mendiskusikan ini dengan teman-teman dan keluarga. Mereka mengkritik saya, dan saat saya tidak bermain bagus, saya menerima perkataan mereka. Saya melakukan apa yang saya bisa untuk mendapatkan itu kembali. Itu sangat penting buat tim, dan secara personal, saya tak bisa menerima menjadi pemain nomor dua," pungkas Gallas. (din/ian)











































