Hal tersebut adalah mental pemenang yang dimiliki oleh pasukan Chelsea. Arsenal bolehlah memiliki permainan indah dengan operan cepat-cepat dari kaki ke kaki, tetapi mereka terkadang tak selalu melengkapinya dengan kemenangan. bandingkan dengan Chelsea yang tak selalu tampil bagus tetapi justru kerap meraih hasil maksimal.
Orang yang melontarkan pendapat di atas adalah kapten Arsenal, William Gallas. Bek berkebangsaan Prancis ini pernah bermain untuk "Si Biru" selama enam tahun sehingga ia tentu paham betul perbedaan di antara dua klub sekota itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mulai terinspirasi dengan kultur kemenangan, sesuatu yang saya rasa belum ada di Arsenal," lanjut pemain bernomor punggung 10 ini.
Gallas juga mengomentari permainan Arsenal yang dinilainya sudah sangat indah. Namun, apa artinya bermain indah jika akhirnya hasil maksimal jarang didapat, demikian menurutnya.
"Permainan kami terbawa hingga ke dalam mimpi orang-orang, tapi selalu berakhir dengan tangan hampa. Kami harus memiliki pola pikir yang lebih terfokus," tandasnya.
(roz/key)










































