Benitez Salahkan Jadwal Internasional

Cedera Torres

Benitez Salahkan Jadwal Internasional

- Sepakbola
Jumat, 17 Okt 2008 03:20 WIB
Benitez Salahkan Jadwal Internasional
Liverpool - Cederanya Fernando Torres berarti sebuah kerugian bagi Liverpool. Manajer The Reds, Rafael Benitez, pun menuding ketatnya jadwal pertandingan internasional sebagai penyebab.

Torres cedera ketika bertanding untuk tim nasional Spanyol dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2010 melawan Belgia, Kamis (16/10/2008). Dari hasil scanning, ada sobekan di hamstring kaki kanan El Nino. Imbasnya ia harus beristirahat selama 10 sampai 15 hari.

Benitez tentu saja kecewa dengan hal tersebut. Sebab, dalam rentang waktu absennya Torres, Liverpool harus memainkan sejumlah laga penting di Premier League dan Liga Champions.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sangat kecewa dengan hal ini karena tampaknya kami harus kehilangan Fernando pada tiga pertandingan penting," ujarnya seperti dilansir Sportinglife.

"Kami akan memainkan laga kandang melawan Wigan dan laga tandang melawan Chelsea di liga. Lalu, melawan Atletico Madrid di Liga Champions. Kehilangan seorang pemain adalah sebuah kerugian besar."

"Hasil laporan menyebutkan bahwa Fernando akan absen sekitar 10 hari, itu artinya ia akan melewatkan pertandingan-pertandingan tersebut."

Pelatih berkebangsaan Spanyol itu pun menyalahkan ketatnya jadwal pertandingan internasional. Menurutnya, dengan jadwal yang sedemikian banyaknya, pemain pun akan semakin rentan untuk menderita cedera.

"Terlalu banyak pertandingan internasional, dan tuntutan untuk seorang pemain menjadi berlebihan. Seseorang harus menganalisis situasi seperti ini karena membuat pemain berisiko terkena cedera."

"Mungkin jawabannya adalah karena ada dua babak dalam sistem kualifikasi (kandang dan tandang), karena terlalu banyak pertandingan dalam kualifikasi Piala Dunia dan Piala Eropa yang tidak kompetitif tetapi tetap memberikan tuntutan besar kepada pemain."

"Pertandingan-pertandingan itu tidaklah penting. Mungkin akan lebih baik apabila tim-tim yang lebih lemah bertanding satu sama lain, lalu pemenangnya menghadapi tim yang lebih kuat dalam babak kualifikasi itu," tukasnya.

(roz/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads