Di pekan kedelapan Premiership, hanya empat tim tersebut yang mampu membobol gawang lawan lebih dari dua gol --terkecuali Newcastle dan Manchester City yang memang baru akan berhadapan Selasa (21/10/2008) dinihari WIB. Chelsea membabat Middlesbrough 5-0, Arsenal menang 3-1 atas Everton, Liverpool menundukkan Wigan 3-2 dan MU menghajar West Brom 4-0.
Chelsea yang berpesta gol meski tak diperkuat sejumlah pemain inti membuktikan punya kualitas tim merata. Hal itu jelas penting dalam sengitnya persaingan yang hadir di tengah-tengah ketatnya jadwal kompetisi Inggris. Dengan tim pertama dan cadangan yang sama hebatnya dan siap dirotasi, kans juara "Si Biru" jelas menebal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Si Merah" juga menunjukkan kalau mereka tidak tergantung dengan penyerang andalannya, Fernando Torres, yang absen dalam partai lawan Wigan. Mereka punya satu penyerang yang juga tak kalah dahsyat dalam sosok Dirk Kuyt.
Arsenal juga harus mengalami nasib nyaris mirip dengan Liverpool karena tertinggal lebih dulu dari Everton. Namun, "Young Gunners" tak lantas ketar-ketir atau gugup sehingga mampu membalikkan kedudukan. Skuad Arsenal boleh jadi didominasi pemain muda, tapi mereka adalah bocah-bocah bernyali yang berdaya juang tinggi.
Sang juara bertahan MU yang di awal musim agak kepayahan akhirnya sudah mulai menunjukkan taring. "Setan Merah" menggempur habis West Brom dengan empat gol tanpa balas. Itulah partai ketiga MU di Liga Primer di mana mereka tak kebobolan.
Selain itu, keempat gol kemenangan MU juga dicetak oleh pemain berbeda, bukan hanya Cristiano Ronaldo yang melulu jadi fokus musim lalu. Ronaldo memang menyumbang satu gol, tapi perhatian relatif tertuju pada Wayne Rooney dan Dimitar Berbatov.
Berbatov, yang baru direkrut musim ini, mencetak gol perdana buat MU di Premiership setelah menunjukkan beberapa kombinasi memikat dengan Rooney dalam pertandingan. Rooney sendiri tengah onfire setelah tak pernah absen bikin gol selama bulan Oktober ini, baik saat membela Inggris atau MU.
MU boleh jadi mulai kian optimisitis jika menilik kinerja pemainnya dari partai itu. Ketergantungan terhadap Ronaldo terkikis, perpaduan kerjasama Rooney-Berbatov di lini depan pun mulai memperlihatkan hasil positif.
Usai pertandingannya masing-masing, Chelsea, Liverpool, Arsenal dan MU sempat saling merapat di posisi teratas klasemen. Merka seperti ingin memperlihatkan bakal dahsyatnya rivalitas mereka menuju titel juara nanti. Hanya kemenangan Hull atas West Ham yang lantas "memisahkan" big four.
Chelsea yang bermodalkan kualitas merata ada di posisi satu, dan Liverpool dengan determinasi tingginya menempel di posisi dua dengan poin setara. Kedua tim sedari awal sudah tancap gas dan masih menikmati posisi teratas dengan catatan belum pernah kalah.
Sementara itu Arsenal yang berbekal "darah muda" mengancam di posisi empat, diikuti MU sang juara bertahan di tempat kelima. Kedua tim tersebut perlahan bangkit dari hasil kurang mengesankan di awal musim dan kini siap menggulingkan lawan-lawannya untuk terus merangsek ke atas.
Musim memang masih terbentang panjang. Namun, tak bisa dibantah atmosfer persaingan antara para kandidat terkuat mulai kian terasa. Tentu hanya waktu yang bisa menjawab siapa yang akan juara. Menurut Anda?
(krs/roz)











































