Lihatlah catatan ini: The Reds memimpin klasemen dengan nilai 20, belum pernah menderita kekalahan, dan sudah mengalahkan dua pesaingnya di The Big Four, Manchester United dan Chelsea. Kemenangan atas The Blues membuat keangkeran Stamford Bridge--di mana belum pernah ada tim di Premier League yang menang sejak 2004--runtuh.
Ya, catatan di atas bak sebuah sinyal dari "Si Merah" kepada semua tim di Premiership, terutama para rivalnya, bahwa mereka kini telah bangkit. Tim dengan koleksi gelar Liga Inggris terbanyak ini tengah berusaha untuk merengkuh titel juara yang tak pernah mereka genggam sejak tahun 1990.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat penting bagi kami untuk tak terhanyut. Ini baru bulan Oktober. Kami berada dalam posisi yang bagus, tetapi Chelsea adalah tim yang bagus dan Manchester United akan datang untuk memberikan perlawanan," ujarnya seperti dilansir Setanta Sports.
Sang kapten mengaku kemenangan atas Chelsea akhir pekan lalu memang sangat menggembirakan. Apalagi karena kemenangan itu mereka kini sendirian memimpin klasemen dengan selisih tiga poin atas "Si Biru". Tetapi, ia tetap mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap fokus.
"Kami belum memenangi apapun. Itu memang kemenangan penting (atas Chelsea) dan kami unggul tiga poin. Namun, jika kami kalah melawan Portsmouth (Rabu 29/10/2008), maka poin itu akan sia-sia."
"Untuk menjuarai liga ini Anda harus mengatasi tekanan ketika berada di puncak. Itulah tantangan untuk kami saat ini. Bisakah kami menjaga pucuk klasemen?"
(roz/roz)











































