Kepastian pembangunan stadion baru itu diumumkan oleh sang chairman, Daniel Levy, setelah mempertimbangkan berbagai aspek. Ia menyebut dengan membengkaknya jumlah suporter Spurs, kapasitas White Hart Lane tak lagi mencukupi.
Padahal stadion yang terletak di daerah London utara ini merupakan bagian dari sejarah panjang Spurs. "The Lane" sudah menjadi markas The Lilywhites sejak tahun 1899. Itu artinya mereka telah menghuni stadion berkapasitas 36.000 penduduk itu selama 109 tahun, lebih dari satu abad!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun ini akan menjadi stadion baru dan bukanlah di White Hart Lane. Jika kami ingin berkembang, cara berpikir pun harus berubah," sambungnya.
Membludaknya suporter yang ingin menyaksikan Spurs bertanding adalah akibat dari transfer besar-besaran musim ini. Orang-orang berbondong-bondong ingin datang ke stadion untuk menyaksikan muka-muka baru seperti Luka Modric, Giovanni dos Santos, dan David Bentley.
Stadion baru tersebut rencananya akan memiliki kompleks perumahan, pusat perbelanjaan, restoran, dan museum sejarah Spurs. Kapasitas pun akan naik menjadi 60.000 tempat duduk. Namun, untuk nama stadion, pihak manajemen masih belum mendapatkannya.
"Fungsi stadion tersebut akan modern dengan kekuatan finansial, dan tentu saja akan ada nama baru di stadion tersebut," pungkas Levy.
(roz/din)











































