Musuh Arsenal kali ini bernama cedera dan hukuman. Manajer Arsene Wenger terancam tidak bisa menurunkan sembilan pemain tim utama yang masih dililit berbagai jenis cedera atau sanksi.
Terakhir, Wenger kehilangan Bacary Sagna yang didera cedera engkel dan Mikael Silvestre yang mengalami patah hidung. Dua pemain belakang itu mengekor empat pemain lain yang sudah dirawat sebelumnya, di luar Tomas Rosicky dan Eduardo da Silva yang mengalami cedera panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, duet Van Persie dan Adebayor adalah andalan Wenger untuk mendulang gol kubunya. Terbukti, 10 dari 23 gol The Gunners di Liga Inggris diceploskan duet Belanda-Togo tersebut.
Maka jadilah Wenger dibuat pusing untuk menentukan siapa yang akan diturunkannya. Untuk barisan penyerang, manajer berpaspor Prancis itu tinggal memiliki Carlos Vela dan Nicklas Bendtner.
Bendtner sudah diberi kesempatan merumput ketika melawan Fenerbahce di Liga Champions. Namun buruknya penampilan pemuda Denmark itu justru menghasilkan sorakan dari pendukung mereka sendiri. Untungya, Bendtner memilih mengabaikan cemoohan dan fokus menghadapi MU.
"Ini mungkin akan jadi pertandingan terbesar dalam karir saya. Saya mencoba untuk tidak fokus kepada mereka yang tak bisa bermain. Saya akan fokus pada diri sendiri dan bila mereka bisa bermain, itu baik bagi kami. Saya terus mencoba bermain sebaik mungkin," tukas Bendtner di The Times.
Walcott disebut Wenger berada dalam kondisi 50-50. Untuk partai melawan sang juara bertahan Premiership, Wenger barangkali akan memaksa pemain lincah itu merumput meski belum fit benar.
Untuk Sagna dan Silvestre, Wenger masih menunggu hingga saat-saat terakhir untuk dapat memastikan apakah keduanya bisa diturunkan atau tidak. "Pada dasarnya, Silvestre bisa bermain. Tapi saya akan memutuskan dalam 48 jam ke depan," simpul Wenger.
(arp/roz)











































