Kok Masih Labil, City?

Kok Masih Labil, City?

- Sepakbola
Jumat, 07 Nov 2008 13:52 WIB
Kok Masih Labil, City?
Jakarta - Di awal musim Manchester City bertekad untuk menjadi salah satu penghuni papan atas Premier League. Namun, kenyataannya sampai saat ini mereka masih tersendat di papan tengah.

Ambisi besar tersebut terjadi seiring datangnya pemilik baru yang berasal dari Uni Emirat Arab, sekelompok investor yang tergabung di dalam konsorsium bernama ADUG. Dengan dana melimpah yang dimiliki sang pemilik, The Citizens pun berani mengumbar tekad selangit.

Mereka pun langsung membidik sejumlah nama besar untuk diboyong dan satu nama sudah berhasil digaet awal musim ini: Robinho. Kendati demikian, kenyataan yang terjadi ternyata tak berjalan sesuai dengan apa yang mereka gembar-gemborkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Robinho bolehlah bisa dibilang "tak salah beli" karena ia tampil cukup tajam sejauh ini dengan sudah mencetak enam gol. Tetapi hal tersebut tak berpengaruh kepada keseluruhan tim.

Lihat saja, hingga pekan ke-11 pasukan arahan Mark Hughes ini masih tersendat di urutan 10 klasemen sementara. Mereka baru mengoleksi empat kemenangan, dan sudah enam kali menelan kekalahan--satu laga lainnya berakhir imbang.

Semakin menambah pilu adalah fakta mereka tak pernah menang dalam dua laga terakhir di Premier League. City takluk dengan skor sama, 0-2, dari Middlesbrough dan Bolton Wanderers.

Beruntung bagi mereka, sedikit angin segar datang. Jumat (7/11/2008) dinihari WIB, City menundukkan FC Twente dalam pertandingan lanjutan Piala UEFA. Robinho, Shaun Wright-Phillips, dan Benjani Mwaruwari menjadi pahlawan kemenangan rival sekota Manchester United ini.

Tetapi sudah siapkah mereka menghadapi tantangan berikutnya? Minggu (9/11/2008) mereka akan kedatangan Tottenham Hotspur di City of Manchester Stadium. Semua juga tahu kalau performa Spurs tengah menanjak di tangan sang pelatih baru, Harry Redknapp.

Bersama Redknapp, The Lilywhites yang sempat akrab dengan kekalahan, sukses melalui empat pertandingan--baik di Premier League dan Piala UEFA--tanpa sekalipun menelan pil pahit. Catatan bagus tersebut juga ditandai dengan menahan imbang Arsenal 4-4 dan mengalahkan Liverpool 2-1.

Jadi, bisakah City mengakhiri kelabilan mereka ketika berhadapan dengan Spurs nanti?

(roz/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads