Redupnya Sinar Hull

Redupnya Sinar Hull

- Sepakbola
Senin, 10 Nov 2008 13:16 WIB
Redupnya Sinar Hull
Jakarta - Penampilan Hull City di pekan-pekan awal Premier League sempat mengejutkan banyak pihak. Setelah sepertiga musim, sinar mereka yang sempat menyilaukan mulai meredup.

Hull, sebagai tim promosi dari Championship, memulai musim ini dengan sebuah kick-start. The Tigers --julukan Hull-- menekuk tim papan tengah Fulham 2-1 di pekan pertama.

Poin demi poin dipetik anak asuh Phil Brown ini. Beberapa kemenangan di antaranya direbut dari tim-tim yang lebih kuat seperti Newcastle United, Tottenham Hotspur dan yang paling akbar tentu saja kemenangan tandang atas Arsenal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maka jadilah 'Si Macan' ini bertengger di papan atas klasemen Liga Inggris. Perlahan, perhatian media dan publik pun diarahkan kepada Hull.

Tapi belakangan Hull tidak semenakjubkan awalnya. Grafik menurun dimulai ketika Chelsea membenamkan mereka 3-0. Kemudian, Hull dikalahkan Manchester United 3-4.

Mungkin, kalah melawan dua tim besar itu masih bisa dimaklumi. Namun di pertandingan terakhirnya, Geovanni Deiberson dkk ditumbangkan oleh tim papan bawah, Bolton Wanderers.

Ada banyak sebab yang bisa menjadi penjelasan fenomena ini. Dari kedalaman skuad, jelas Hull bukanlah Chelsea atau MU yang memiliki 22-25 pemain yang kualitasnya tidak berbeda jauh. Meski Hull tak bergantung kepada satu bintang, kadang bila pemain kuncinya tidak merumput atau bermain tidak bagus, hal itu akan sangat berpengaruh.

Faktor penyebab lainnya adalah pengalaman pemain dan manajer. Bagaimanapun, BPL adalah sebuah rimba yang tidak bisa diarungi dengan modal pengalaman cekak. Yang terakhir barangkali adalah sudah dikenalnya pola permainan dan strategi Hull.

Brown mengaku tak panik dengan kondisi ini. "Mungkin ada alarm yang berbunyi di luar klub, tapi tidak di dalam sini," ujarnya. "Liga ini bisa jadi brutal tapi bila ini adalah pengecekan kenyataan, kenyataannya kami cukup bagus untuk berada di sini."

Hull kini berada di peringkat enam klasemen dengan nilai 20. Ketenganan Brown bisa jadi beralasan karena bila target Hull hanya menghindari degradasi, secara teori mereka sudah setengah jalan.

Ke depan, patut disimak apakah Hull akan kembali menunjukkan sinarnya dan membuat kejutan gelombang dua atau semakin terpuruk dan membuatnya tiada beda dengan tim promosi lainnya.

(arp/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads