Menangani Chelsea selepas Euro 2008 lalu, Scolari datang dengan bayang-bayang Mourinho yang sangat populer tidak hanya bagi suporter Chelsea, namun juga di seantero publik Inggris. Terlebih lagi Mourinho mampu mengakhiri puasa gelar juara Liga Inggris Chelsea yang sudah berusia 50 tahun sebelum kemudian memberi dua gelar Premiership.
Kenangan akan "The Special One" mungkin sulit untuk dihilangkan, namun perubahan pandangan orang terhadap The Blues mulai terjadi. Stigma 'angkuh' yang kerap melekat pada Chelsea mulai hilang seiring kedatangan Scolari. Fakta inilah yang membuat Kenyon memuji habis pelatih asal Brasil ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang semua terlihat lebih baik, lingkungan yang negatif menjadi berkurang. Selalu lebih baik memiliki orang di internal maupun eksternal yang mendukung Anda," yakin Kenyon.
Tidak hanya lebih bersikap baik, bersama Scolari, Chelsea kini sukses berada di puncak klasemen Liga Inggris diatas para rivalnya yang sama-sama berpredikat the big four. Bahkan menurut Kenyon, sikap baik sang pelatih bukan hanya memikat suporter The Blues, namun juga para penikmat sepakbola secara umum.
"Dampaknya bagi citra Chelsea tidak bisa dihitung lagi. Semua orang tidak suka dibenci. Kami adalah manusia juga dan Felipe (Scolari) jelas sudah mengikatkan diri dengan para fans sepakbola yang netral. Dia membawa sesuatu yang berbeda bagi sepakbola Inggris," pungkas Kenyon. (din/krs)











































