Musim ini, tempat utama memang jarang dihuni Drogba. Adalah cedera lututnya sejak awal musim yang memaksanya hanya menjadi penonton kala teman-temannya bertanding.
Meski sempat pulih dan bermain di beberapa partai, striker berusia 31 tahun itu harus istirahat setelah lututnya kembali bermasalah saat laga melawan CFR Cluj pada 1 Oktober yang lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chelsea mungkin tak terlalu khawatir dengan kondisi Drogba karena pada saat bersamaan Nicolas Anelka tampil luar biasa dan menjadi tumpuan di lini depan. Meski begitu, kubu "Si Biru" tak kehilangan harapan pada Drogba, keganasan pesepakbola 30 tahun itu diyakini akan kembali seiring proses penyembuhan.
"Didier (Drogba) sedang dalam usaha dan tejad untuk kembali sukses. Saya tidak berpikir dia akan menurun. Dia akan kembali dan menembakkan seluruh senjatanya," tukas asisten Luis Felipe Scolari ini seperti dilansir Sportinglife.
Laga menghadapi Burnley di babak keempat Piala Carling akan jadi pembuktian Drogba kalau dirinya masih bisa jadi mesin gol andalan Chelsea.
Β
"Dia terlihat menemukan ketajamannya kembali beberapa hari kemarin, jadi dia akan siap untuk tampil selama 90 menit," sambung Wilkins.
Sementara laga melawan Burnley yang kini berkutat di divisi Satu tidak akan dipandang sebelah mata oleh Chelsea. Karena target Frank Lampard cs adalah memenangi semua ajang kompetisi, tak terkecuali Piala Carling yang kerap dipandang minor oleh klub-klub besar.
"Kami ingin menang, tidak perduli pertandingan apa itu," tukas Wilkins.
"Anda masuk ke kompetisi untuk memenanginya. Kami juga ingin menjuarainya, ini semua tentang meraih trofi dan anda adalah klub yang besar." pungkasnya. (din/arp)











































