Gomes menjadi sorotan lagi ketika ia melakukan blunder yang mengibatkan gawangnya kebobolan saat Spurs melawat ke markas Fulham, Sabtu (15/11/2008). Ia gagal menjinakkan bola tembakan Simon Davies di menit 33, padahal seharusnya dengan mudah melakukannya.
Bola yang sudah nyaris dalam penguasaannya terlepas dan bergulir melewati garis gawang. Di akhir pertandingan Spurs kalah 1-2 dan itu adalah kekalahan pertama mereka dalam delapan partai sejak ditangani manajer Harry Redknapp.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gomes bahkan konon sempat diragukan oleh manajer sebelumnya, Juande Ramos. Menurut kabar, pilihan utama Ramos untuk musim ini adalah Andreas Palop. Adapun Gomes adalah pilihan direktur sport Damien Comolli. Baik Ramos maupun Comolli sudah dipecat bulan lalu.
Saat ini di tim utama Spurs hanya memiliki dua penjaga gawang. Cadangan Gomes adalah Cesar Sanchez, yang digaet karena faktor spanish connection dengan Ramos. Ia adalah mantan kiper Real Madrid yang dalam tiga tahun terakhir memperkuat Real Zaragoza.
Cesar Sanchez baru satu kali mengawal jala Spurs, yakni pada pertengahan minggu lalu ketika The Lilywhites mengalahkan dan menyingkirkan Liverpool di Piala Carling. Ia masuk di pertengahan babak kedua untuk menggantikan Gomes yang cedera.
Dengan blunder yang dibuatnya, apakah Gomes akan direposisi sebagai kiper pertama Spurs? Redknapp tidak berencana demikian.
"Itu memang gol yang lucu, tapi dia kiper saya. Dia harus melakukan pekerjaannya. Situasinya memang seperti ini. Saya punya Gomes dan satu kiper lain, orang Spanyol yang umurnya 37 tahun, lalu kiper-kiper muda (dari tim reserve)," papar sang manajer.
"Gomes kiper pertama tim ini. Rekor dia di PSV Eindhoven menjelaskan bahwa dia seorang kiper kelas dunia. Dia membuat beberapa penyelamatan gemilang setelah gol itu. Jadi saya harus tetap mempercayai dan mendukung dia."
(a2s/arp)











































