Pada 1 September 2008, hari terakhir bursa transfer musim panas, Robinho berlabuh di City dan diserahi nomor punggung 10, angka yang identik dengan pemain bintang. Robinho tak butuh waktu lama beradaptasi dan langsung mampu unjuk gigi. Gol demi gol dia lahirkan untuk bikin fans dan timnya terpuaskan.
Sampai dengan pekan ke-13 Premiership, total sudah tujuh gol dikemas Robinho di kompetisi tersebut. Dari segi produktivitas, penyerang asal Brasil tersebut tak terbantahkan kontribusinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di atas lapangan, dengan ban kapten melingkar di lengan, Robinho terlihat mencoba membalas kepercayaan Hughes yang sudah mendapuknya jadi kapten. Si kapten baru City tak sungkan terlibat perdebatan dengan Phil Dowd, wasit yang memimpin pertandingan.
City akhirnya memang ditahan Hull 2-2 --kali ketujuh dalam delapan partai terakhir City kebobolan dua gol atau lebih--, tapi Hughes tetap puas kala melihat kepemimpinan Robinho.
"Saya pikir Robinho sudah meresponnya dengan baik, tapi saya sudah mulai melihat tanda-tanda itu saat melawan Spurs. Hari ini dia selalu ada, bagus dalam penguasaan bola dan saya pikir dia memimpin dari depan," nilai Hughes di situs City yang dikutip Setanta Sports.
"Dia menikmatinya, menyukai bicara dengan wasit dan saya pikir ban kapten layak untuknya. Dia pemain hebat, tapi saya pikir dia kurang mendapat kredit atas keberanian dan determinasinya, dan dia ingin menang bersama Manchester City. Performanya hari ini adalah buktinya," pungkas Hughes.
Melawan Hull, Robinho sendiri tidak mencetak gol. Dua gol ke gawang lawan dibuat oleh Stephen Ireland.
Sudah berniat memermanenkan predikat kapten buat Robinho, Hughes?
(krs/krs)











































