Sabtu (22/11/2008), Arsenal takluk dengan skor telak, 0-3, di tangan Manchester City. Sementara di pekan sebelumnya, The North Londoners juga menelan kekalahan dari Aston Villa dengan kedudukan akhir 0-2 di kandang sendiri.
Sebagai salah satu kandidat juara, dua kekalahan berturut-turut yang telah membuat mereka lima kali tumbang itu jelas bukan pertanda bagus. Toh Wenger berupaya tetap tenang dengan menepis klaim klubnya berada dalam krisis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wenger tetap yakin pasukannya akan bangkit. "Kami memiliki sikap yang bagus dan semangat yang bagus," tukas manajer berpaspor Prancis itu. "Kami akan menjalani sebuah masa yang sulit karena hasil-hasil yang kami raih. Tapi saya pikir ini tidak akan lebih buruk lagi."
Arsenal memang tengah terluka secara mental. Salah satu punggawanya, William Gallas, malah membocorkan konflik internal kepada publik dan akibatnya ia pun kehilangan jabatan kapten yang pada pertandingan tadi dialihkan kepada kiper Manuel Almunia.
Wenger kemudian menolak bicara soal mantan kaptennya yang konon sudah tidak memiliki teman di skuad The Gunners tersebut. "Saya tak akan bicara tentang William Gallas dalam wawancara pasca pertandingan," gerutunya.
"Dia adalah seorang pemain yang tak bermain hari ini. Apa yang bisa ia lakukan? Tiada," ketus Wenger. "Mengapa kita bicara saja soal Cesc Fabregas dan sembilan pemain lainnya yang tak ada di sini?"
(arp/key)











































