Drogba sedang menjadi pembicaraan setelah baru-baru ini ia dikabarkan duduk semeja di sebuah restoran di London dengan direktur sport Inter Marco Branca dan seorang perwakilan Jose Mourinho. Menemani striker Pantai Gading itu adalah agennya yang bernama Jorga Mendes.
Dari siapa-siapa saja yang hadir di sana, mudah ditebak apa yang kiranya sedang berlangsung. Ditambah bahwa Drogba adalah salah satu pemain kesayangan Mourinho sewaktu masih menukangi Chelsea, maka dugaan arah pertemuan itu adalah sebuah penjajakan Drogba pindah ke Inter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana dengan pemain yang bersangkutan? Komentarnya suda didapatkan, tapi isinya adalah tiada komentar.
"Inter? Tak ada yang bisa saya katakan," ujarnya kepada skysports.com, Rabu (26/11/2008).
"Saya gusar pada reaksiku pada laga comeback-ku. Saya melakukan sebuah kesalahan," sambungnya, merujuk pada sanksi larangan bermain tiga kali setelah ia melemparkan koin ke arah penonton dalam pertandingan Chelsea melawan Burnley di Piala FA dua minggu lalu.
"Saya selalu mengatakan, saya punya kontrak dengan Chelsea sampai 2010. Jadi, no comment untuk pertemuan yang Anda maksud itu," pungkasnya.
(a2s/roz)











































