Pertemuan The Blues dan The Gunners terjadi di Stamford Bridge, Minggu (30/11/2008),
setelah mereka tidak memperoleh hasil positif di pekan sebelumnya. Chelsea ditahan 0-0 oleh Newcastle United, sedangkan Arsenal malah takluk di tangan Manchester City.
Beruntung bagi Chelsea, hasil imbang itu tidak menggoyahkan posisi mereka di puncak klasemen, karena Liverpool pun bermain kacamata dengan Fulham. Alhasil, John Terry dkk masih unggul selisih gol dari anak-anak Merseyside.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, lawan Liverpool adalah West Ham United yang masih berjuang keras menjauhi zona degradasi. Nyatanya, kedatangan Gianfranco Zola belum memberi percepatan buat The Hammers untuk menapak ke jenjang yang lebih baik. Artinya, kalau Liverpool dalam kondisi siap, di atas kertas peluang mereka untuk menang tetap lebih besar.
Ketiga, tren permainan Chelsea dalam dua laga terakhirnya tidak menghasilkan kemenangan. Setelah ditahan Newcastle, mereka juga hanya berbagi skor 1-1 dengan Bordeaux di Liga Champions. ScolariΒ harusΒ melakukan sesuatu yang lain supaya timnya bisa postif lagi.
Di kubu Arsenal, tantangan terbesar Wenger adalah menciptakan formula yang ces-pleng untuk menyudahi inkonsisten permainan mereka. Lima kekalahan dari 14 pertandingan sudah tergolong banyak untuk tim yang selalu mengincar tangga juara.
Mereka memang berhasil mengalahkan Dinamo Kiev dalam aksi terakhirnya di Liga Champions, Rabu (26/11/2008) dinihari WIB. Tapi hasil itu belum sepadan dengan dua kekalahan beruntun yang dialami di Premiership, dari Aston Villa dan City.
Sepertinya masih sulit menerka apa yang akan terjadi buat Arsenal di setiap pertandingan, kalau mereka menyerah dari klub-klub macam Hull City dan Stoke, tapi malah menang atas MU pada 8 November lalu.
Berpaling ke kota Manchester, MU akan turun dengan bayang-bayang dua kekalahan dalam dua pertemuan terakhirnya dengan City. Musim lalu, saat City masih ditukangi Sven Goran Eriksson, "Setan Merah" kalah 0-1 di pertemuan pertama, lalu menyerah 1-2 di laga kedua.
Sama seperti Chelsea, MU juga tidak menang dalam dua partai terakhirnya. Minggu lalu mereka diimbangi Aston Villa 0-0, dan dua malam lalu bermain tanpa gol pula melawan Villarreal di Liga Champions.
Sang juara bertahan saat ini bertengger di peringkat ketiga dan terpaut delapan poin dari Chelsea dan Liverpool. Walaupun punya satu pertandingan lebih, tapi sudah saatnya buat anak-anak Sir Alex Ferguson mengencangkan lagi lajunya dengan membiasakan menang, karena hanya menang syarat untuk bisa juara -- mempertahankan gelar bagi mereka.
Sebaliknya, City dalam kepercayaan diri yang bagus setelah mempecundangi Arsenal minggu lalu. Tapi City saat ini tak lagi ditangani Eriksson melainkan Mark Hughes, yang selama menjadi manajer di Premier League tidak punya statistik yang bagus setiap menghadapi bekas gurunya (baca: Ferguson).
Namun TKB alias "Tim Kaya Baru" ini tetap memiliki peluang cukup besar untuk mendulang hasil positif di kandangnya sendiri. Salah satu peluang itu ada dalam diri Robinho. Ia malam ini diistirahatkan dari agenda di Piala UEFA karena engkelnya sedikit bermasalah, dengan harapan bisa segar bugar untuk laga derby.
(Jadwal pertandingan Liga Inggris pekan ini lihat di sini)
(a2s/key)











































