Tim "bigfour" Premiership pertama yang dihadapi 'Si Biru' musim ini adalah juara musim lalu, Manchester United. Partai yang dihelat di bulan September itu berakhir dengan skor 1-1.
Mengingat 'Setan Merah' berstatus sebagai juara bertahan, hasil itu buat Chelsea mungkin terasa tak teramat buruk. Tapi tetap tidak memuaskan jika mengingat itu adalah partai kandang yang digelar di Stamford Bridge.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa daya, 'Si Merah' ternyata lebih digdaya. Gol tunggal Xabi Alonso menghentikan rekor tak terkalahkan Chelsea, sekaligus membuat mereka kembali tak kuasa meraup angka penuh di kandang sendiri ketika menghadapi rival beratnya.
Menjamu Arsenal, Minggu (30/11/2008), yang belakangan tampil tak mengesankan, pun demikian. Chelsea unggul duluan, tapi menutup pertandingan dengan kekalahan 1-2.
Tiga kali menghadapi sesama tim "bigfour", yang kini berderet menguntit Chelsea di papan klasemen, klub London tersebut belum juga mampu mengoleksi angka penuh. Dari tiga laga yang kesemuanya dihelat di kandang dengan maksimal poin sembilan itu, hanya satu angka yang kemudian benar-benar bisa diraih.
"Ya, saya tak senang (mengenai hal itu). Saya pikir kami terkadang tak bermain baik dan kala lain tak beruntung," ucap Scolari.
Chelsea sementara ini memuncaki posisi satu klasemen dengan angka 33 hasil dari 15 partai. Posisinya rawan digeser Liverpool yang punya poin sama dan baru akan memainkan laganya Selasa (2/12/2008) dinihari WIB.
Sementara itu tempat ketiga kini diisi oleh MU dengan 28 angka, menyusul Arsenal dengan 26 poin.
Partai berikutnya Chelsea menghadapi sesama "empat besar" Inggris akan dijalani pada 11 Januari 2009 mendatang, ketika menyambangi Old Trafford markas MU.
Catatan Chelsea yang belum pernah menang atas sesama "bigfour" ini sebenarnya serupa dengan MU yang sama-sama sudah kalah dari Arsenal dan Liverpool, plus seri lawan Chelsea. Namun, ketiga laga itu dilakukan MU secara tandang.
(krs/krs)










































