Dasar perhitungan untuk menyebut Scolari sebagai pelatih terburuk Chelsea sejak era Roman Abramovich adalah jumlah kemenangan yang sudah dia kumpulkan. Menyusul kekalahan atas Arsenal akhir pekan lalu, The Blues baru mengumpulkan 10 kemenangan musim ini.
Dengan sudah 15 laga Premier League digelar, maka rataan kemenangan Scolari "cuma" 59,1%. Bandingkan dengan torehan Mourinho yang dari jumlah pertandingan yang sama mampu meraih 78,2% kemenangan atau Ranieri yang punya catatan 77,3% rataan kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini sedikit mengherankan mengingat Big Phil justru dikenal sebagai salah satu pelatih top dunia. Sebelumnya dia sukses mengantar Brasil jadi juara Piala Dunia 2002 serta mengantar Portugal menjadi salah satu tim menakutkan dalam kurun 2003-2008.
Adakah indikasi tersebut menunjukkan akan menurunnya prestasi Chelsea musim ini? Bisa saja begitu.
Setelah semalam digeser Liverpool dari puncak klasemen, Chelsea juga menjadi satu-satunya tim Inggris yang belum memastikan lolos ke fase knock out Liga Champions. Ingat juga kalau mereka sudah terlempar dari Piala Carling usai dipermalukan Burnley.
"Saya pikir tak akan ada yang menyangkal kalau hasil pertandingan kemarin (dengan Arsenal) sangat mengecewakan dan masih terasa pahit. Tapi ini belum Natal dan kami masih di puncak klasemen hingga Senin malam. Anda akan menjalani minggu (kegagalan) seperti ini dan untungnya kami tak terbiasa dengan hal seperti ini. Standar di Chelsea sama seperti di Manchester United - lebih tinggi," ungkap Presiden Eksekutif, Peter Kenyon. (din/key)











































