Dijamu Rovers, Minggu (6/12/2008), 'Si Merah' yang tampil mengandalkan Dirk Kuyt sendirian di depan, ditopang Steven Gerrard di belakangnya, sempat kesulitan bikin gol. Sampai dengan pertengahan babak kedua, kedudukan masih tetap 0-0.
Saat itu kamera televisi sempat menyorot Robbie Keane, penyerang Liverpool lainnya yang ada di bangku cadangan. Akankah Benitez berpaling pada penyerang berusia 28 tahun itu dan menurunkannya?Β Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan atas El Zhar yang masuk menggantikan Ryan Babel itu jelas cukup dapat sorotan. Kalau butuh gol dan memainkan seorang penyerang, kenapa tidak sekalian memasukkan Keane yang juga penyerang bahkan relatif lebih kaya pengalaman? Apa Benitez sudah tak yakin Keane bisa memecah kebuntuan?
Faktanya, sejauh ini penyerang Republik Irlandia tersebut memang baru bisa bikin empat gol --masing-masing sepasang di Liga Champions dan Liga Primer. Sungguh belum sebanding dengan harganya yang senilai 20 juta poundsterling (sekitar Rp 367 miliar).
Tak setaranya harga dengan gol kian bertambah jika mengingat Keane sebenarnya cukup sering diberi kesempatan bikin gol dari menit awal. Soccernet mencatat bahwa dia sudah 13 kali jadi starter Liga Primer, termasuk di antaranya ketika berbagi skor 0-0 lawan Fulham dan West Ham pada dua partai sebelumnya.
Benitez memang telah memberi kata-kata hiburan buat Keane yang masih belum produktif itu. Tapi pilihannya atas El Zhar ketimbang Keane jelas mengundang pertanyaan. Apalagi Keane pun akhirnya sama sekali tak diturunkan.
Manajer asal Spanyol itu tentu punya argumen sendiri. Ada alasan strategis di balik keputusannya tak memasukkan Keane.
"Kuyt masih bagus di depan dan kami butuh sesuatu yang berbeda dengan memanfaatkan lebar lapangan. Ryan Babel agak cedera jadi itu saat yang tepat untuk melakukan pergantian, dan kami butuh pemain sayap lain di lapangan," ucap Benitez di situs Liverpool.
El Zhar sejatinya memang berposisi sebagai penyerang, tapi dia juga bisa tampil melebar di sayap, sesuai yang diinginkan Benitez. Itukah perkaranya? Atau memang sudah saatnya Keane mulai khawatir dengan minimnya gol dari dia untuk Liverpool?
Yang pasti tanpa Keane pun Liverpool tetap menang. Satu gol dibuat Xabi Alonso --lima menit usai El Zhar masuk--, dan dua lagi ditambah Yossi Benayoun dan Steven Gerrard. Rovers hanya membalas lewat Roque Santa Cruz.
(krs/a2s)










































