Selama ini The Gunners kerap diterpa kritik: "apa gunanya main indah, tetapi sulit untuk menang?" Alhasil, meski permainan mereka sangat dinikmati para suporter, performa pasukan Arsene Wenger itu terbilang cukup labil--bisa menang melawan tim besar, tetapi tak jarang tersandung oleh tim yang lebih kecil.
Emmanuel Adebayor paham dengan hal tersebut. Melihat performa timnya yang tengah menanjak usai mengalahkan Chelsea dan Wigan Athletic dalam dua pekan terahkir Premier League, ia pun ingin agar timnya terus meraih kemenangan, dan melupakan sepakbola indah.
"Untuk menjadi juara, Anda harus mengumpulkan poin dari setiap pertandingan. Kami tertinggal delapan poin dari peringkat pertama."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kami harus melupakan bagaimana cara kami mendribel bola, atau berapa operan yang akan kami buat. Yang paling penting adalah menempatkan bola ke jala lawan, itu saja," lanjut penyerang asal Togo ini.
Satu catatan bagus yang dimiliki Arsenal di musim ini adalah ketangguhan mereka jika bertemu dengan tim Big Four lainnya. Manchester United berhasil mereka taklukkan dengan skor 2-1, Chelsea pun juga mereka kandaskan dengan skor yang sama. Hanya Liverpool saja yang belum pernah bertemu dengan mereka.
(roz/din)










































