Sosok Mourinho sudah mendapat tempat tersendiri di hati Drogba, yang menganggapnya sebagai mentor sejatinya. Striker Chelsea ini dikabarkan sangat marah saat orang Portugal itu 'dipecat' The Blues.
Kali ini, kedekatannya dengan "The Spesial One" kembali ia beberkan ke publik. Mourinho disebut-sebut sebagai seorang yang menjadi kunci kepindahan Drogba dari Marseille ke Chelsea. Sejak itu, dia selalu menganggap pelatih asal portugal ini sebagai sosok yang istimewa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang itu adalah Jose Mourinho, seorang yang memiliki hubungan personal yang fantastis dengan saya. Dia membuat saya mengerti bahwa menolak Chelsea seperti tidak memiliki ambisi tinggi," sambungnya.
Kini setelah sang pujaan melatih Inter, nasib Drogba pun menjadi berbeda. Ia sempat mengalami masa sulit di Chelsea akibat cedera lutut. Ia baru main lima kali dan mencetak dua gol di semua kompetisi. Pemilik nomor punggung 11 pun harus bersaing keras dengan Anelka yang sedang naik daun dan karenanya sering jadi pilihan Luiz Felipe Scolari.
Jadi, akankah Drogba reuni dengan Mourinho di Inter? Masih teka-teki. Penyerang berusia 30 tahun ini mengaku sudah mengeluarkan keluh kesahnya pada Scolari. Hasilnya, takkan meninggalkan Stamford Bridge di bulan Januari, setelah ia sempat dilaporkan mengadakan makan bersama dengan pihak Inter di sebuah restoran di London bulan lalu.
"Saya telah bicara dengan Scolari dan dia tahu saya ingin main. Saat ini saya hanya memikirkan Chelsea," ungkap Drogba kepada Daily Mirror.
"Di akhir musim ini saya akan membicarakan masa depan saya di klub. Tapi saya masih terikat kontrak dengan Chelsea. Sekarang saya tidak berpikir akan pergi di bulan Januari,β pungkasnya.
(a2s/arp)











































