Akting Arbeloa dan 'Partai Amal'

Akting Arbeloa dan 'Partai Amal'

- Sepakbola
Senin, 22 Des 2008 09:41 WIB
Akting Arbeloa  dan Partai Amal
London - Alvaro Arbeloa menjadi penyebab Emmanuel Adebayor dikartu merah pada laga Arsenal-Liverpool, Minggu (21/12) malam WIB. Menurut striker The Gunners itu, Arbeloa seperti 'ditusuk pisau' oleh dirinya.

Adebayor dikeluarkan wasit karena kartu kuning kedua yang diterima dirinya di menit 62, menyusul pelanggaran yang dilakukan striker asal Togo itu terhadap bek Liverpool asal Spanyol tersebut.

Komentar pedas pun langsung keluar dari Adebayor yang menganggap Arbeloa hanya berpura-pura jatuh alias diving.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia menjatuhkan dirinya begitu mudah, seakan-akan aku menusukkan pisau ke tubuhnya. Aku harap ketika wasit tiba di rumah dan menontonnya kembali di TV, ia akan melihat itu memang pelanggaran tapi aku tidak perlu mendapat kartu."

"Tentu saja aku terganggu. Aku tidak dapat mengatakan itu curang, tapi yang ia lakukan bukanlah sebuah fair play," ujar Adebayor seperti dilansir Goal.com.

Wasit dalam pertandingan itu, Howard Webb, tidak luput dari sasaran kritik Adebayor. "Itu adalah kesalahan wasit. Ia mengatakan itu kena kaki. Tapi bila aku tidak menaruh badanku di sana, aku tidak tidak dapat mencetak gol di liga ini."

Wenger pun menambahkan komentar anak buahnya tersebut dengan mengatakan kartu merah itu terlalu mudah untuk dikeluarkan dan duel yang berlangsung di Emirates Stadium itu bagaikan sebuah 'partai amal'.

"Itu adalah pengusiran yang sangat lembut. Hari ini kita mempunyai 'Yang diusir dan Yang memberi'. Kamu tidak dapat berkata bahwa wasit adalah pengusir hari ini, tapi dia adalah seorang pemberi karena dia memberi kami banyak kartu kuning yang mestinya tidak kami terima," tandasnya.

Derita Wenger pada laga tersebut semakin bertambah. The Professor pun harus kehilangan gelandang sekaligus kapten tim, Cesc Fabregas, yang ditarik keluar di babak pertama karena mengalami cedera setelah berbenturan dengan Xabi Alonso. Ia diperkirakan bakal absen minimal tiga minggu.

(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads