Masih Tanpa Pressure, Big Phil?

Masih Tanpa Pressure, Big Phil?

- Sepakbola
Selasa, 23 Des 2008 11:43 WIB
Masih Tanpa Pressure, Big Phil?
London - Dua bulan lalu kata pressure untuk pertama kalinya dipepet-pepetkan pada Luiz Felipe Scolari. Tapi waktu itu ia  menertawakan anggapan dirinya tertekan. Terakhir, ia malah "ngambek".

Chelsea  membuang kesempatan menggusur Liverpool menjelang pergantian tahun, ketika hanya bermain 0-0 di kandang Everton tadi malam atau Selasa (23/12/2008) dinihari WIB. Dengan demikian mereka tetap kalah satu poin dari The Reds di puncak klasemen.

Hasil imbang di Goodison Park juga mengakhiri rentetan kemenangan tandang Chelsea yang sudah menjadi rekor, yakni 11 kali berturut-turut. Hal "buruk" lain, The Blues kini hanya menang satu kali dari lima pertandingan terakhirnya di Premier League.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adalah hal biasa jika sebuah hasil buruk yang dialami The Big Four akan memunculkan ulasan macam-macam. Dan buat Chelsea, Scolari menjadi salah satu titik tembak yang paling gampang karena dia adalah penanggung jawab nomor satu untuk urusan teknis di lapangan.

Pada akhir Oktober lalu pers Inggris menilai Scolari mulai berada dalam tekanan, ketika mereka harus melakoni enam pertandingan di grup untuk memastikan tiket ke fase knock-out di Liga Champions.

Pertanyaan itu disodorkan pada dia menjelang laga melawan CFR Cluj di Stamford Bridge. Ketika itu, jika kalah Chelsea bisa tersingkir. Cluj adalah klub debutan di Eropa yang mampu menahan klub top Inggris itu di pertemuan pertama di Rumania.

"Anda tahu berapa penduduk Brasil? 180 juta dan saya pernah melatih di sana. Anda pikir yang ini tekanan? Di sini nol tekanan. Pressure adalah saat Anda melatih timnas Brasil karena semua orang di Brasil adalah pelatih," sergah Scolari waktu itu.

Kini orang akan melihat lagi statistik Chelsea. Satu kemenangan dari lima pertandingan tentu sangat tidak diharapkan fans "Si Biru". Ditambah fakta bahwa mereka juga punya masalah dalam rapor laga kandangnya di musim ini, hal standar yang akan menjadi pertanyaan buat mereka adalah, "Ada apa ya? Kok bisa begini?"

Scolari belum didapatkan komentarnya lagi soal "tekanan kedua" yang mulai menghinggapi dirinya. Bahkan komentar dia pasca pertandingan melawan Everton pun tidak ada. Scolari  mogok menghadiri jumpa pers pasca pertandingan yang hukumnya wajib, sebagai bentuk protes dari keputusan wasit yang mengartu merah John Terry.

Ngambek-nya Scolari ini kemungkinan besar akan disantap media massa sebagai sikap "frustasi" yang mulai menjalari pria Brasil berusia 60 tahun itu --  dan turunan dari frustasi adalah under pressure.

Chelsea punya dua pertandingan terakhir di tahun 2008, yakni menjamu West Brom dan melawat ke markas Fulham. Jika masih gagal meraih angkal maksimal, keadaan tentu kurang bagus buat Chelsea -- dan mungkin juga Scolari.

(a2s/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads