Misi Carra Hapus 'Dosa' Masa Lalu

Misi Carra Hapus 'Dosa' Masa Lalu

- Sepakbola
Selasa, 23 Des 2008 12:06 WIB
Liverpool - Liverpool punya rivalitas sengit dengan Everton. Bertolak dari fakta itu, rasanya Jamie Carragher seperti "berdosa" besar karena malah mendukung sang "musuh besar" saat kali terakhir Liverpool juara liga. Cara menghapusnya? Ya, mengantar 'Si Merah' juara lagi.

Pada musim 1989/1990, Liverpool sukses meraih titel juara Liga Inggris. Itu adalah kali terakhir mereka meraihnya karena sampai saat ini gelar itu belum bisa diboyong lagi.

Saat Liverpool beserta pendukungnya bersorak-sorai karena jadi juara liga ketika itu, Carragher yang masih berusia 12 tahun mungkin tengah merengut kesal. Semasa bocah dia, beserta keluarganya, memang fans berat Everton yang merupakan klub sekota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah kini menjelma jadi pilar lini belakang 'Si Merah', Carragher mungkin merasa terusik dengan "kesalahan" masa lalu itu. Tak ada cara lain untuk menebusnya selain membawa Liverpool juara, sekaligus juga mengobati kerinduan Liverpudlians akan gelar juara liga.

"Sudah terlalu lama sejak Liverpool meraih titel. Kali terakhir mereka melakukannya, aku adalah pendukung Everton. Semoga saja musim ini kami bisa mengubah itu," tegas dia di The Sun, Selasa (23/12/2008).

Sampai dengan pekan ke-18, Liverpool masih memimpin klasemen sementara Premiership dengan keunggulan satu poin atas Chelsea yang ada di posisi dua.

Sebelum tahun 2008 berakhir, mereka masih menyisakan dua laga, yakni menjamu Bolton Wanderers pada tanggal 26 Desember, disusul dengan lawatan ke kandang Newcastle United dua hari kemudian.


(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads