Wenger-Poll Saling Serang Soal Terry

Wenger-Poll Saling Serang Soal Terry

- Sepakbola
Rabu, 24 Des 2008 06:01 WIB
Wenger-Poll Saling Serang Soal Terry
London - Dukungan Graham Poll terhadap kartu merah yang diterima John Terry justru dapat komentar keras dari Arsene Wenger. Bos Arsenal itu pun menuduh Poll sudah mempermalukan korps wasit.

Pada prinsipnya Poll setuju soal kartu merah terhadap Terry saat Chelsea menghadapi Everton dalam lanjutan Liga Inggris (22/12/2008). Wenger sebenarnya juga tak mau mempermasalahkan dukungan Poll terhadap wasit Howard Web yang mengusir Emmanuel Adebayor saat Arsenal diimbangi Liverpool sehari sebelumnya.

Yang kemudian dipermasalahkan Wenger adalah komentar Poll soal pengusiran John Terry. Mantan wasit internasional itu memuji wasit Phil Dowd dengan mengatakan kalau melayangkan kartu merah bagi kapten tim nasional Inggris adalah sesuatu yang sangat sulit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peraturan tidak memandang paspor yang kamu sandang. Jadi tidaknya kamu mendapat kartu merah tidak didasari apakah kamu orang Inggris atau bukan, 17 tahun atau 30 tahun, atau hal-hal lainnya," seru Wenger pada Dailymail.

"Ini merupakan masalah serius ketika seorang wasit nomor satu berbicara seperti itu. Ini memalukan korps wasit saja," tambahnya.

Poll tak dia saja dikomentari seperti itu. Dia kemudian melontarkan pernyataan balasan yang menyebut Wenger melontarkan serangan padanya sebagai bentuk frustasi Wenger dengan apa yang diraih anak asuhnya.

"Komentar saya terhadap wasit Phil Dowd (yang mengkartu merah Terry) merupakan empati bagi rekan seprofesi yang berada di bawah tekanan," bela Poll yang sudah 26 tahun berkarir sebagai wasit ini.

"Entah kebetulan atau tidak, komentar Wenger muncul menjelang Arsenal menghadapi Aston Villa, penghuni peringkat ketiga klasemen yang memiliki tujuh pemain Inggris".

Yang jelas, bagi saya peraturan tetap peraturan. Saya bisa dengan mudah mengkartu merah John Terry, Michael Owen, Patric Vieira, atau pun Edgar Davids," pungkas pria berusia 45 tahun yang kini berprofesi sebagai komentator televisi ini. (din/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads