Dengan alasan kurang berpengalaman, Fergie menyebut upaya The Reds meraih titel juara Liga Inggris yang pertama sejak 1990 akan berakhir dengan kegagalan. Banyaknya tekanan yang datang pada Steven Gerrard dkk akan membuat mereka gugup dan kemudian tampil buruk dan kehilangan puncak klasemen.
Psy war yang dilancarkan Fergie tersebut ternyata ditanggapi dingin saja oleh Rafa. Tanpa melakukan serangan balik, pelatih Spanyol itu hanya menyebut kalau satu-satunya yang akan terjadi pada timnya di paruh kedua adalah menjadi lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Rafa menyadari ada ancaman lebih besar pada Liverpool terkait keberadaan di puncak klasemen. Satu kesalahan kecil saja mereka buat, posisi puncak dan titel juara yang semakin dekat dengan genggaman bisa kembali menguap.
"Jelas kini kami berada dalam posisi lebih baik dibanding musim lalu. Kami melakukan apa yang sudah kami lakukan sebelumnya dan menganalisa setiap detil. Perbedaannya sekarang adalah jika Anda membuat kesalahan itu bisa berakibat fatal. Jadi Anda harus mempertimbangkan segala hal," pungkas Rafa.
(din/krs)











































