Ballack saat ini tercatat sebagai salah satu pemain dengan penghasilan tertinggi di Premier League. Sepekannya, gelandang berkebangsaan Jerman ini menerima gaji sebesar 121.000 poundsterling (sekitar Rp 2 miliar).
Berhubung Chelsea kini tengah berusaha untuk mencoba melepaskan diri dari suntikan dana dari Roman Abramovich, menyusul berbagai kerugian akibat krisis ekonomi global yang diderita milyarder asal Rusia itu, Ballack dikabarkan harus rela menerima penghasilan yang lebih sedikit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun demikian, Chelsea tetap berlaku adil untuk salah satu pemain andalannya itu. Ballack dikabarkan akan tetap menerima bonus yang cukup besar, tergantung penampilannya di lapangan dan prestasi yang bakal diraih oleh klub.
Ballack sendiri dikabarkan cukup gembira dengan proposal yang diajukan Chelsea itu. Hanya saja, ia berusaha menegosiasikan agar kontraknya diperpanjang hingga dua tahun.
Pemotongan gaji ini sebenarnya bukan hanya terjadi pada Ballack saja. Frank Lampard yang di awal musim ini memperpanjang kontrak hingga lima tahun juga mengalaminya. Lampard memang tetap menerima gaji sebesar 130.000 pounds (sekitar Rp 2,1 miliar), namun itu hanya untuk tiga tahun perdana saja. Pada dua tahun sisa kontraknya, gaji gelandang internasional Inggris itu tetap dipotong.
(roz/a2s)











































