Lewat 20 partai Liga Primer, Chelsea baru kemasukan 9 gol. Jumlah tersebut adalah yang tersedikit saat ini, diikuti oleh MU yang kebobolan 10 gol.
Selain itu, Chelsea juga punya rekor tandang mengilap. Dari 10 laga lawatan, pasukan Luiz Felipe Scolari tersebut mencatat 8 kemenangan dan 2 hasil imbang tanpa sekalipun kalah. Mereka satu-satunya klub Premiership yang belum pernah kalah dalam laga tandang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tengok papan klasemen. Dari posisi lima teratas, Cristiano Ronaldo cs yang ada di tempat ke-3 adalah tim dengan produktivitas terminim, 29 gol. Liverpool mengemas 35 gol, Chelsea 40 sedangkan Aston Villa dan Arsenal sama-sama bikin 33 gol.
Memang, minimnya jumlah tersebut bisa jadi merupakan akibat dari MU masih memiliki dua partai sisa ketimbang empat tim lima besar lainnya. Tapi, fakta juga bicara kalau dalam 6 partai terakhir di Premiership MU cuma bisa bikin 4 gol.
Artinya, Ronaldo, Wayne Rooney, Dimitar Berbatov dan Carlos Tevez belumlah subur-subur amat. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada musim lalu, akan terlihat ada penurunan produktivitas.
Ronaldo, misalnya. CR7 saat ini memang jadi topskorer sementara MU di Liga Primer dengan 8 gol. Tapi, pada periode yang sama musim lalu, Soccernet mencatat dia sudah bikin 13 gol.
Rooney saat ini baru mengemas 4 gol, berbanding dengan 5 yang dicapainya pada periode ini musim lalu; Tevez musim lalu mengemas telah 8 gol, sedangkan kini baru sepasang. Sementara Berbatov yang baru diboyong pada musim panas lalu sejauh ini baru bikin tiga gol.
Terlihat kalau lini depan MU memang belum terlalu mengesankan. Apakah akan tetap demikian ketika kedatangan "Si Jago Tandang" Chelsea yang luar biasa di lini pertahanan, atau malah jadi titik balik untuk unjuk ketajaman?
(krs/a2s)











































