Meski pada akhirnya berkesudahan dengan skor telak 3-0, di awal laga MU mesti menjalani pertarungan sengit saat menjamu Chelsea di Old Trafford, Senin (12/1/2009). Tak banyak peluang matang tercipta di awal laga dengan pertarungan sengit lebih banyak terjadi di lapangan tengah.
Walau punya kesempatan sedikit lebih banyak dibanding tamunya, MU baru bisa menjebol jala lawan di masa injury time babak pertama lewat tandukan Vidic. Buat The Red Devils gol ini punya efek besar karena memompa motivasi dan kepercayaan diri, berkebalikan dengan Chelsea yang harus turun minum memikul tekanan lantaran dalam posisi tertinggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan tersebut diamini Scolari yang rekor tak terkalahkan dalam laga tandang sepanjang musim ini terpaksa dirusak MU. Big Phil menyesali barisan pertahanannya yang membiarkan bek Serbia itu bebas beroperasi di tiang jauh Petr Cech saat Ryan Giggs melepaskan tendangan sudut.
"Kami kemasukan gol yang mengubah segalanya," ketus pelatih berpaspor Brasil itu mengomentari gol pertama yang bersarang di jala timnya.
Buat Vidic, ini merupakan gol ketiganya dalam dua bulan terakhir, torehan yang terbilang gemilang buat seorang bek tengah. Gol pertamanya buat MU musim ini merupakan penentu kemenangan atas Sunderland di Premiership pada 6 Desember lalu, sementara gol keduanya tercipta di Kejuaraan Dunia Antarklub saat menghadapi Gamba Osaka di partai final.
Sejak didatangkan dari Spartak Moscow musim 2005-2006, total sudah sembilan gol dilesakkan pesepakbola berusia 27 tahun itu. Dalam seragam MU dia juga tak pernah melewatkan satu musim pun tanpa melesakkan bola ke gawang lawan. (din/a2s)











































