Penampilan Chelsea di Old Trafford, Senin (12/1/2009) dinihari WIB, memang parah. Kekalahan itu membuat mereka tercecer empat poin di belakang Liverpool dan berpotensi disalip MU yang satu poin di belakang tetapi dengan dua laga di tangan.
Seusai pertandingan, persoalan mulai muncul ketika Nicolas Anelka dilaporkan marah karena dicadangkan. Persoalan keduanya sudah bermula ketika latihan, di mana Scolari bilang bahwa Anelka hanya akan dimainkan bila mau bermain di sayap kiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian itu dikonfirmasi oleh orang dalam Chelsea. "Tidak ada yang berjalan benar saat ini. Di sini, tiba-tiba saja banyak pertanyaan yang diajukan tentang gaya manajemen Tuan Scolari," katanya dikutip The Sun.
Peristiwa Anelka ini adalah yang terbaru dari serangkaian ungkapan ketidakpercayaan kepada Scolari. The Sun melaporkan bahwa ada beberapa pemain yang tidak puas terhadap metode kepelatihan pria Brasil itu, termasuk dua pilar senior, Frank Lampard dan John Terry.
Beberapa waktu lalu, aturan Scolari yang mengenakan denda untuk berbagai pelanggaran, termasuk dalam urusan diet atau penggunaan ponsel, juga mengundang protes dan disebut menimbulkan ketidaknyamanan.
Dulu, hasil-hasil bagus berhasil mengesampingkan riak-riak kecil seperti ini. Tetapi sekarang, ketika hasil baik kian sulit diperoleh, krisis kepercayan tentu akan makin parah. Dan Scolari tak bisa berdiam diri tentangnya.
(arp/key)











































