Suksesi di Liga Inggris tersebut diperkirakan akan berlangsung akhir pekan ini. Pelakunya adalah sebuah klub yang kebetulan juga dimiliki oleh pengusaha asal negeri 'Paman Sam': Manchester United. 'Setan Merah' siap untuk mengkudeta Liverpool dari tampuk sementara Premiership.
Sabtu (17/1/2009), MU akan melawat ke markas Bolton Wanderers dalam rangka pertandingan pekan ke-22 Liga Inggris. Dilihat dari banyak sisi, tuan rumah kalah nyaris segalanya dari sang tamu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu masih ditambah dengan keberhasilan MU untuk menjaga gawangnya tidak kebobolan dalam sembilan laga terakhir. Tidak tampilnya Rio Ferdinand dan Patrice Evra di beeberapa laga tak mengurangi tebalnya tembok pertahanan mereka. MU bahkan menjadi tim yang paling sedikit kebobolan dengan 10 gol.
Sementara Bolton justru kebalikannya. Kemenangan terakhir tim besutan Gary Megson itu dipetik sepekan sebelum Natal. Kemudian, The Trotters tiga kali lunglai, masing-masing 0-3 dari Liverpool, 0-1 dari Wigan dan 0-1 dari Arsenal.
Bila ada yang sedikit membuat cemas MU adalah tumbangnya beberapa pemain andalan karena cedera. Wayne Rooney ditarik tak lebih dari enam menit setelah laga MU-Wigan dimulai. Pemain penggantinya, Carlos Tevez, pun sempat terpincang-pincang. Kondisi beberapa pemain lain seperti Jonny Evans dan Cristiano Ronaldo pun mengkhawatirkan.
Tetapi MU tetap punya adalan lain dalam diri Dimitar Berbatov. Setelah sempat dipertanyakan karena tak jua produktif meski telah dibeli dengan harga tinggi, Berba akhirnya mulai membuktikan diri.
"Dia sudah menyatu dengan sangat baik dan saya punya perasaan bahwa kita akan segera melihat yang terbaik dari seorang Berbatov," ujar Ferguson seperti dikutip Telegraph.
Dari sisi rekor pertemuan pun Bolton relatif tak pernah bagus melawan MU. Di pertemuan pertama keduanya di Liga Inggris musim ini, The Red Devils yang bertindak sebagai tuan rumah berhasil unggul 2-0.
Dengan berbagai faktor di atas, jadi tidaknya proses suksesi kekuasaan di Liga Inggris akan terserah kepada MU sendiri. Tanpa harus meremehkan lawan, klub 'separuh Amerika' itu sudah sepantasnya pulang dengan kemenangan.
Suksesi MU diperkirakan akan bertahan setidaknya selama 48 jam. Pasalnya, Liverpool baru akan bertanding Senin (19/1) malam waktu setempat. Lawan The Reds kali ini cukup berat, yakni rival sekotanya Everton.
Sementara itu, Arsenal dan Chelsea diperkirakan juga tidak akan menemui perlawanan berarti pekan ini. Arsenal bakal mengunjungi kandang Hull dan Chelsea akan jadi tuan rumah untuk Stoke City. Sedangkan Aston Villa juga diperkirakan masih akan melaju mulus meski harus melawat ke markas Sunderland.
Jadwal Liga Inggris pekan ini
(arp/a2s)











































