Rooney ditarik keluar hanya beberapa menit setelah mencetak gol tunggal MU ke gawang Wigan, tengah pekan ini. Rooney lantas divonis harus rehat selama tiga pekan. Tevez yang menggantikannya dalam pertandingan itu membuat kecemasan membesar karena ia sempat terpincang-pincang.
Dengan demikian, stok penyerang MU yang benar-benar bugar tinggal Berbatov seorang. Tak ada yang meragukan bakat penyerang Bulgaria itu, tetapi baru mencetak empat gol dari 17 laga adalah terlalu sedikit untuk seorang Berba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer MU Sir Alex Ferguson membela Berba dengan menyebut anak asuhnya itu butuh waktu untuk beradaptasi dengan taktiknya. Dan dengan tiadanya Rooney di lini depan, Fergie percaya Berba bisa membuktikan diri.
"Saya senang dengan berjalannya musim ini, dan saya bahagia khususnya dengan perkembangan Dimitar Berbatov yang kian menyatu dengan tim," ujar Fergie sebagaiamana dilansir Telegraph.
"Ketika Anda membayar mahal untuk seorang pemain, tak terhindarkan, ia akan diamati dengan begitu dekat. Itu yang terjadi pada Sebastian Veron dan Rio Ferdinand. Dimitar menjadi korban ketidaksabaran orang-orang ketika seorang pemain pindah," lanjut manajer asal Skotlandia itu.
Kemampuan hebat Berba terjadi saat ia membela Spurs. Dua musim di White Hart Lane, eks bomber Bayer Leverkusen selalu mencetak dua digit gol di Liga serta lebih dari 20 gol secara total tiap musim.
"Di Tottenham dia mengorkestrasi mayoritas permainan. Dan bila dia sekarang terlihat sedikit terisolasi, itu karena pemain kami harus menyesuaikan diri seperti ia juga harus belajar cara kami bermain," ujar Fergie.
"Tetapi dia sekarang sudah menyatu dengan baik dan saya punya perasaan kita akan melihat yang terbaik dari Berbatov," tutup dia.
(arp/key)











































