Sampai sekitar semenit jelang bubaran, belum ada satu gol pun di Reebok Stadium, Sabtu (17/9/2009). Sampai dengan periode tersebut, tuan rumah Bolton masih bisa meredam para pemain MU yang berambisi bikin gol, menang dan naik ke puncak klasemen.
Akan tetapi, prinsip "pertandingan belum berakhir sampai wasit meniup peluit akhir" dipegang benar oleh tim besutan Sir Alex Ferguson itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Gol telat' Berbatov ternyata bukan yang pertama dibuat MU musim ini. Situs MU mencatat bahwa gol ke gawang Bolton tersebut adalah ke-19 kalinya 'Red Devils' bikin gol di 15 menit terakhir pertandingan musim ini.
"Belakangan kami harus melakukannya beberapa kali. Aku berpikir tentang Sunderland, Stoke dan sekarang Bolton. Semua tim itu bermain dengan gaya serupa dan akhirnya tak dapat apa-apa karena kami tetap sabar dan tak kehilangan fokus di belakang," ucap Gary Neville yang jadi komandan lini belakang MU.
"Kami tahu seseorang dari tim kami bisa melahirkan sedikit sihir atau salah satu bek lawan akan kehilangan pemain yang sedang dikawal. Dan semakin lelah pemain lawan, mereka akan kian sulit menjaga para pemain kami," lugas skipper MU itu.
Selain menjadi 'gol telat' ke-19 musim ini, skor kemenangan 1-0 atas Bolton juga merupakan kali keenam buat MU dalam delapan partai terakhirnya di Liga Primer.
(krs/krs)











































