Adalah situs Daily Telegraph yang mengangkat isu tersebut, Kamis (22/1/2009), menyusul adanya laporan bahwa pihak Liverpool baru saja memulai diskusi dengan sebuah keluarga kaya raya asal Kuwait.
Disebutkan bahwa pembicaraan tahap awal itu dilakukan direktur keuangan Liverpool, Phillip Nash, dengan Rafed Al Kharafi, yang adalah keponakan orang terkaya nomor 48 di dunia, Nasser Al Kharafi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Potensi penjualan Liverpool cukup sering diberitakan sejak musim lalu. Duet pemilik, Tom Hicks dan George Gillet, diyakini lebih siap melepasnya kepada investor yang tepat, menyusul jadwal renegosiasi mereka atas pinjaman 350 juta pounds yang mereka gelontorkan saat membeli The Kop pada Februari 2007.
Adapun Nasser Al Kharafi adalah konglomerat Kuwait yang memiliki usaha di berbagai bidang, dari konstruksi, perbankan, katering dan pariwisata. Kekayaan keluarga Al Kharafi ditaksir mencapai sembilan miliar pounds, atau kira-kira Rp 140 triliun.
Sebenarnya Liverpool sempat bernegosiasi dengan Al Kharafi tahun lalu, tapi deal tidak terjadi. Sang Sheikh juga sempat diincar Newcastle United sebelum pemiliknya, Mike Ashley, memutuskan tak jadi menjual klub tersebut pada akhir tahun lalu.
(a2s/krs)











































