Pertarungan MU kontra Spurs berlangsung di Old Trafford, Minggu (25/1/2009) dinihari WIB. Dua klub Liga Primer ini harus baku bunuh di babak keempat Piala FA.
Spurs unggul cepat lewat Roman Pavlyuchenko. Tetapi menit 35, tuan rumah menyamakan skor lewat Paul Scholes. Berbatov akhirnya menentukan kemenangan MU berkat golnya tak sampai semenit pasca gol Scholes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat terjadi tarik ulur dalam proses transfer ini karena Spurs enggan melepas andalannya. Berba sempat ngambek dan akibatnya, Juande Ramos yang memanajeri Spurs saat itu sempat tidak memainkannya.
Ketika MU harus bertandang ke markas Spurs di ajang Liga Inggris, medio Desember tahun lalu, serta merta sorotan pun tertuju kepada Berba. Sepanjang pertandingan, seisi White Hart Lane berteriak 'huuu...' acap kali Berba memegang bola.
Entah karena tekanan suporter lawan atau bukan, yang jelas Berba gagal mencetak gol dalam pertandingan itu. MU pun pulang hanya dengan satu poin karena skor 0-0 menjadi kesimpulan akhir setelah 90 menit.
Kegagalan itu baru bisa ditebus lebih dari sebulan kemudian. Dengan satu tendangan kaki kanan terarah, penyerang berpaspor Bulgaria itu menjebol jala gawang mantan majikannya.
"Umpan yang fantastis dari (Michael) Carrick. Berba di area semacam itu sangat mematikan! Maksudnya, saya sering melihatnya melakukan itu di latihan. Hari ini dia fantastis," komentar kiper MU malam itu, Ben Foster, seperti dilansir Goal.
Dengan melaju ke perdelapanfinal Piala FA, MU hinga kini masih berpeluang untuk menggaet empat gelar alias quadruple. Menuju ke sana, 'Setan Merah' tentu berharap Berba bisa 'mematikan' sepanjang waktu.
(arp/arp)











































