Dari 10 pertandingan terakhir, Villa tak pernah kalah dan mampu memenangi tujuh di antaranya. Artinya, dari jumlah laga itu mereka menghasilkan 24 poin. Kali terakhir pasukan Martin O'Neill tumbang terjadi pada 9 November lalu, saat ditundukkan Middlesbrough 0-2.
Liverpool memang belum pula kehilangan angka dari 10 partai terakhirnya. Hanya saja mereka lebih sering seri ketimbang menang: enam berbanding empat. Jumlah poin yang mereka kumpulkan dari 10 pertandingan adalah 19.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya Manchester United yang statistiknya di atas ketiga rival di bawahnya itu. Sang juara bertahan mengoleksi 26 angka dari 10 laga terakhir, hasil delapan kali menang dan dua kali kalah.
Catatan di atas membuat Villa saat ini menggantikan anggota The Big Four yang lain, Arsenal, untuk bercokol di posisi empat besar. The Gunners, yang belum bersinar terang di musim ini, dibawahkannya dengan jarak tiga angka.
Meski sejauh ini tampil impresif, tapi O'Neill dan anak-anak buahnya tetap "tahu diri". Mereka tidak tiba-tiba merasa memiliki kehebatan super sehingga berani mengincar titel juara -- walau "apapun bisa terjadi dalam sepakbola". Realistisnya mereka membidik finish di zona Liga Champions.
"Kami belum pantas membicarakan gelara juara. Tapi ketika Anda sudah tiga poin dari puncak klasemen, Anda sudah menempatkan diri Anda di sebuah posisi yang hebat," ungkap bek kanan Luke Young.
"Kalau sampai Maret kami tetap di situasi saat ini, baru deh kami akan berpikir 'kenapa tidak?' Saya pikir orang belum memperhitungkan kami dengan serius dalam perebutan titel saat ini. Kami akan terus bekerja keras," sambungnya.
Pada pertengahan minggu ini, tepatnya hari Rabu (28/1/2009) besok, Villa akan melanjutkan statistik baiknya di kandang Portsmouth, yang di akhir pekan kemarin kehilangan Piala FA-nya setelah disingkirkan tim divisi II, Swansea, di putaran keempat.
Kalau menang, Villa bisa saja naik satu peringkat ke urutan tiga, dengan catatan Chelsea gagal mengalahkan Middlesbrough di Stamford Bridge. Suporter The Villans tentu berharap The Blues masih bermasalah dengan rapor performanya di kandang sendiri.
Sementara itu MU diperkirakan bakal melanggengkan posisinya sebagai pimpinan kompetisi karena lawan yang akan mereka hadapi Selasa malam ini adalah tim promosi yang berada di urutan dua dari bawah, West Brom. Di atas kertas, hanya kesialan yang bisa menghilangkan poin dari mereka, sekalipun duel itu digelar di markas The Baggies.
Liverpool harus berjuang lebih keras lagi untuk memberi tekanan lebih berarti buat MU, yang telah menggusurnya dari tampuk klasemen sementara sejak awal tahun ini. Statistik The Reds tak cukup bagus dalam dua minggu terakhir karena tiga kali berturut-turut seri, termasuk di Piala FA dua hari lalu.
Di luar posisi empat besar, Arsenal akan menghadapi lawan yang cukup alot. Mereka akan menjadi tamu di Everton di Goodison Park. The Toffees saat ini duduk di tangga keenam dengan 36 poin, atau hanya terpaut empat angka dari pasukan 'Gudang Peluru'.
Jadwal pertandingan midweek ini:
Selasa (27/1)
SunderlandΒ Β Β vsΒ Β Β Fulham
West Bromwich vsΒ Β Β Man Utd
PortsmouthΒ Β Β vsΒ Β Β Aston Villa
Tottenham vsΒ Β Β Stoke City
Rabu (28/1)
ChelseaΒ Β Β vsΒ Β Β Middlesbrough
Man CityΒ Β Β vsΒ Β Β Newcastle
Wigan Β Β Β vsΒ Β Β Liverpool
Blackburn vsΒ Β Β Bolton
EvertonΒ Β Β vsΒ Β Β Arsenal
West Ham vsΒ Β Β Hull City
(a2s/roz)











































