Cuma mendapat tiga angka dari sembilan poin maksimal yang bisa didapat jelas bukan hasil yang ingin diterima Liverpudlian dari klub kesayangannya itu. Apalagi di saat bersamaan Manchester United yang kini merebut tahta pimpinan meraih poin maksimal 12 dari empat laga.
Hasil imbang yang didapat atas Stoke City (0-0), Everton (1-1) dan kemudian Wigan Athletic (1-1) bahkan memaksa Liverpool kini duduk di posisi tiga, meski poin yang dimilikinya sama dengan Chelsea di urutan dua. Sebuah kondisi yang membuat asa mengakhiri puasa gelar juara perlahan sedikit demi sedikit mulai menguap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merosot ke posisi tiga setelah dalam beberapa bulan sebelumnya memuncaki klasemen juga membuat banyak media Inggris menyebut Rafael Benitez berada dalam tekanan hebat. Faktanya kondisi The Kop bisa makin tersudut karena perjuangan mereka kembali meraih kemenangan bakal sulit menyusul kedatangan Chelsea akhir pekan ini.
Usai dikalahkan Manchester United 0-3 di laga perdana 2009, The Blues, meski masih dianggap kurang meyakinkan, meraih dua kemenangan penting. Tiga poin yang susah payah didapat dari Stoke City dan kemenangan 2-0 atas Middlesbrough membuat John Terry cs kembali dianggap sebagai pesaing terdekat "Setan Merah".
Bermain di Anfield akan memberikan keuntungan besar buat tuan rumah, fakta bahwa Liverpool belum pernah kalah di kandang adalah sesuatu yang harus diwaspadai Chelsea. Tapi meraih poin di Anfield juga bukan sesuatu yang tak mungkin karenaΒ Stoke City,Β Fulham,Β West Ham United dan Hull City serta Everton malah secara mengejutkan bisa mencuri poin saat memaksa sang tuan rumah bermain imbang.
"Kami punya pertandingan penting hari Minggu dan jika kami bermain seperti pada babak pertama (menghadapi Boro), kami bisa mengalahkan siapapun. Semua pertandingan yang tersisa akan sangat penting. Semuanya juga tergantung pada hasil tim lain, tapi kami akan berusaha bermain bagus dan memetik kemenangan," ungkap Rafa usai laga dengan Middlesbrough.
Sementara itu, meski menghadapi laan yang relatif lebih ringan, MU diyakini akan menjalani laga alot saat menjamu Everton. The Red Devils boleh jumawa dengan rekor 11 partai beruntun tak pernah kebobolan di Liga Primer, namun The Toffees juga punya performa menawan dengan tak terkalahkan di 12 laga Premiership -- sembilan di antaranya berkesudahan dengan tiga poin didapat.
Hal lain yang bakal menambah semangat "Setan Merah" akhir pekan ini adalah kembalinya beberapa pemain mereka yang cedera. Rio Ferdinand, Park Ji-sung dan Wes Brown. Sedangkan Patrice Evra dan Nani diharapkan bisa menyusul ke lapangan saat menjamu Everton.
Jika MU serta Chelsea atau Liverpool sampai tergelincir, Aston Villa siap menghadirkan kejutan lain. Skuad besutan Martin O'Neill punya peluang besar meraih hasil maksimal saat menjamu Wigan Athletic.
Arsenal yang kini menjadi "juru kunci" di antara anggota Big Four akan menerima lawatan dari West Ham United. Secara matematis The Gunners masih punya peluang untuk kembali meramaikan persaingan merengkuh titel, tapi kalau mereka harus berjuang mati-matian dan baru bisa mencetak gol di menit akhir laga seperti yang terjadi ketika mengimbangi Everton, Arsene Wenger harus siap-siap tercecer makin jauh dari para pesaingnya. (din/din)











































