Bergabung dengan Spurs dari Leeds United pada Agustus 2002, Keane pindah ke Anfield pada Juli 2008. Kubu Spurs mengaku kalau saat itu mereka sebenarnya enggan melepas penyerang berusia 28 tahun tersebut.
"Kami tak pernah ingin Keane pergi di musim panas. Kami mengakui enam tahun masa baktinya buat klub dan dengan berat hati melepasnya pergi," ucap Chairman Spurs Daniel Levy di situs Spurs.
Β
Masa-masanya di Liverpool terbukti tak memuaskan. Keane pun akhirnya memilih kembali ke Spurs, klub di mana dia sudah tampil 254 kali untuk bikin 107 gol. Spurs yang masih cinta pun menerima dengan tangan terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kisah kebersamaan jilid dua antara Keane dengan Spurs boleh jadi akan diawali dengan cibiran sejumlah fans yang kecewa dengan transfernya ke Liverpool dulu. Apalagi dia kini kembali lebih karena tak dapat tempat di skuad 'Si Merah'.
Dengan demikian, bukan tak mungkin kesetiaan Keane akan langsung dipertanyakan. Tapi pemegang 85 caps dan 35 gol untuk Republik Irlandia tersebut meyakinkan akan menjawab semua keraguan di lapangan, dalam membawa Spurs meraih kejayaan.
"Adalah keputusan sulit meninggalkan Tottenham musim panas lalu. Itu terbukti bukan keputusan tepat untukku. Aku tahu beberapa fans Spurs akan merasa aku sudah mengecewakan mereka dengan pergi, tapi aku jamin kalau aku akan memberikan semuanya untuk klub ini."
"Klub ini punya fans luar biasa dan aku ingin membayar mereka atas semua dukungannya. Kami harus bangkit dan bertarung ke papan atas klasemen," lugas Keane.
Akan berjalan maniskah perjalanan kedua Keane bersama Spurs? Kita tunggu saja.
(krs/a2s)











































