Arshavin Tak Main, Spurs Buang Peluang

Arshavin Tak Main, Spurs Buang Peluang

- Sepakbola
Minggu, 08 Feb 2009 22:39 WIB
Arshavin Tak Main, Spurs Buang Peluang
London - Skenario duel dua penyerang Rusia tidak terjadi, bahkan gol pun tidak tercipta. Mendominasi serangan sejak Emmanuel Eboue diusir dari lapangan, Tottenham Hotspur ditahan Arsenal tanpa gol.

Dalam derby London Utara di White Hart Lane, Minggu (8/2/2009) malam WIB, manajer Spurs Harry Redknapp langsung menurunkan pemain barunya, Robbie Keane, yang juga diserahi ban kapten. Ia berduet dengan Roman Pavlyuchenko di lini depan tuan rumah,.

Di kubu Arsenal, penyerang teranyar Andrei Arshavin, yang semula diskenariokan bakal bertarung melawan kompatriotnya Pavlyuchenko, didudukkan di bangku cadangan. Manajer Arsene Wenger masih menomorsatukan duet Robin van Persie dan Emmanuel Adebayor. Bahkan belakangan Arshavin tidak dimainkan sama sekali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di awal pertandingan kedua tim bermain relatif seimbang dengan memperagakan permainan terbuka. Namun tidak terlalu banyak peluang berbahaya yang diciptakan baik Spurs maupun tim tamu.

Spurs sedikit lebih mengancam melalui dua tembakan yang mengarah ke gawang. Akan tetapi tendangan Pavlyuchenko melambung dan tembakan Luca Modric diblok dengan baik oleh kiper Manuel Almunia.

Di kubu Arsenal, Eboue sempat menggetarkan gawang Carlo Cudicini tapi dianulir wasit karena lebih dulu melakukan pelanggaran. Kesalahan Vedran Corluka juga nyaris berbuah fatal untuk Spurs kalau saja Benoit Assou-Ekoto tidak mengamankan keadaan dari mulut gawang timnya.

Petaka buat Arsenal terjadi di menit 37. Eboue terlalu emosional setelah ditekel Modric. Ia diberi kartu kuning kedua yang berarti kartu merah gara-gara menendang Modric meskipun bola sudah lewat. Modric sendiri dihadiahi kartu kuning atas pelanggarannya itu.

Alih-alih menguatkan pertahanan, pelatih Arsene Wenger secara mengejutkan tetap memasukkan Niclas Bendtner untuk menggantikan Adebayor yang tertarik otot paha belakangnya saat berlari kencang.

Menjelang akhir babak pertama Spurs memiliki sebuah peluang emas melalui Wilson Palacios. Namun tembakan gelandang asal Honduras itu dengan gemilang ditepis Almunia. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua Spurs mencoba menaikkan tempo permainan. Pavluchenko mencoba kemampuannya melakukan free kick, tapi tendangannya jauh dari bidang sasaran. Tak lama kemudian ia kembali melakukan shot on goal, yang lagi-lagi melenceng dari gawang.

Di menit 51 Corluka menjajal Almunia dengan sepakan kaki kiri di depan kotak penalti Arsenal, tapi tembakannya lemah dan mudah diredam sang kiper. Selang lima menit, Keane menyundul crossing Aaron Lennon, tapi bola tipis melayang di atas mistar.

Keane yang bermain lebih agresif di babak kedua, melakukan upaya lagi di menit 70. Menahan bola dengan dada, ia kemudian meluncurkan tendangan ke arah gawang, tapi masih melebar.

Walaupun dominan, Spurs tidak banyak perubahan gaya bermain dalam menghadapi tim lawan yang sudah berkurang satu pemain itu. Miskinnya kreativitas membuat mereka tidak serta merta menjadi superior atas Arsenal. Masuknya Darren Bent, menggantikan Pavlyuchenko yang bermain buruk, juga tidak memberi pengaruh besar.

Sementara Arsenal sepertinya pun tak banyak berharap untuk melakukan kejutan. Dengan 10 pemain mereka lebih berkonsentrasi dalam bertahan. Beberapa counter attack yang dilakukan Van Persie atau Samir Nasri tak terlalu membahayakan.

Satu terakhir yang nyaris membungkam suporter Spurs adalah aksi Kieran Gibbs di menit 89. Cudicini menjadi pahlawan dengan menepis tembakan keras pemain pengganti Arsenal tersebut.

Sial buat Spurs, kesempatan terakhir yang juga peluang terbaik dalam pertandingan ini, gagal diubah Modric. Di masa injury time, tinggal berhadapan dengan Almunia, playmaker internasional Kroasia itu tidak cukup hebat dalam finishing-nya. Ia keburu dihadang Almunia, yang juga dipastikan menjadi bintang Arsenal dalam laga ini.

Susunan pemain:


Tottenham: Cudicini, Corluka (Chimbonda 75), Woodgate, Dawson, Assou-Ekoto, Lennon (Taarabt 86), Jenas, Modric, Palacios, Keane, Pavlyuchenko (Bent 64)

Arsenal: Almunia, Sagna, Toure, Gallas, Clichy (Gibbs 87), Song, Denilson, Nasri, Eboue, Van Persie, Adebayor (Bendtner 39)

(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads